6 Cara Singkat Budidaya Buncis agar Cepat Berbuah Lebat

Budidaya buncis. Pada ulasan kali ini mungkin akan sangat cocok buat anda yang sedang mencari informasi dan belajar tenetang cara menanam buncis. Buncis temasuk kedalam jenis polong-polongan, yang memiliki tinggi sekitar 60-70 cm cika jenis tanaman yang tumbuh tegak. Sedangkan untuk yang merambat seperti tanaman kacang panjang dapat tumbuh hingga 3 meter.

Syarat Tumbuh Budidaya Buncis

Langkah pertama yang harus anda ketahui yaitu tentang syarat tumbuh budidaya buncis. Manfaatnya tidak lain untuk memaksimalkan pertumbuhan serta pembuahan. Di bawah ini syarat tumbuh menanam buncis :

  • Tanaman buncis pada umunya dapat tumbuh dengan baik pada daerah dataran rendah hingga sedang.
  • Budidaya buncis dapat anda lakukan pada jenis tanah pada umunya asalkan tanah yang subur.
  • Suhu terbaik untuk memaksimalkan pertumbuhan buncis yaitu sektiar 20-25 º C.
  • Tanaman dapat tumbuh dengan baik pada lahan yang cukup air akan tetapi tidak terlalu basah ataupun becek.
  • Mengandung keasaman tahan atau ph tanah kurang lebih 5-6.5

Cara budidaya Buncis di Lahan

Pembahasan pertama tentunya sangat pas buat anda yang berniat untuk budidaya buncis sebagai bisnis anda. Berikut langkah-langkah menanam bunci di lahan.

1. Persiapan Lahan Budidaya Buncis

Tahap pertama dalam menanam buncis yaitu pengolahan lahan yang baik untuk memaksimalkan pertumbuhan. Pengolahan dengan cara penggemburan tanah menggunakan cangkul atau bisa dengan pembajakan jika memiliki uang lebih untuk mempersingkat waktu anda.

Setelah tanah gembur buat bedengan dengan tinggi 30 cm dan lebar 50-60 cm, untuk panjang bedengan tentunya menyesuaikan lahan yang anda miliki. Setelah penggemburan tanah tambahkan pupuk dolomit pertanian apabila lahan anda memiliki ph dibawah 5.

a. Cara budidaya buncis pada musim hujan

Tambahkan tinggi bedengan apabila dalam budidaya buncis anda lakukan pada musim hujan. Manfaatnya yaitu untuk menjaga supaya tidak terjadi genangan air pada media tanam utama. Tambahkan juga mulsa plastik guna menjaga kelembaban tanah.

b. Cara budidaya bunci pada musim kemarau

Untuk menjaga agar akar tidak mudah kering, tinggi bedengan dibuat rendah, akan tetapi perhatikan pula tingkat kelancaran saluran air supaya tidak terjadi genangan yang dapat mengakibatkan pembusukan pada akar tanaman.

3. Proses Pemupukan Dasar

Pemupukan susulan untuk menambah kandungan vitamin pada media tanam. Manfaat lain tentunya untuk memaksimalkan pertumbuhan buncis. Untuk 1000 lubang tanam membutuhkan pupuk kandang sebanyak 15-25 karung, 10 kg KCL, 20 kg TSP dan 10 kg ZA.

Pemberian pupuk ini bisa bersamaan dengan pembuatan bedengan sehingga lebih merata. Cara lain anda bisa menaburkannya di atas bedengan kemudian tutup serta campur dengan tanah hingga merata.

4. Persiapan Benih Buncis

Pemilihan bibit berkualitas pada budidaya bunci sangat penting dilakukan guna mendukung proses pertumbuhan yang lebih baik. Untuk mendapat benih terdapat dua cara yaitu dengan mengambil biji dari buncis sebelumnya anda tanam. Kedua yaitu membeli di toko pertanian terdekat, belilah benih buncis hibrida, karena benih itu salah satu jenis unggul.

Apabila anda ingin membuat benih dari tanaman sebelumnya, ambil buncis dari tanaman yang paling lebat saat berbuah. Biarkan buncis tua sampai kulit buncis mengering, petik dan jemur benih sampai benar-benar kering. Setelah itu kupas dan rendam menggunakan campuran fungisida untuk menghindari hama perusak benih.

5. Penanaman Bibit Buncis

Setelah biji sudah siap untuk di tanam, dalam budidaya buncis bisa anda langsung tanam tanpa melakukan proses penyemaian terlebih dahulu. Masukan biji pada lubang di atas bedengan dengan kedalaman 2-5 cm jarak antar tanam 50-60 cm pada musim kemarau dan 60-70 cm pada musim hujan. Tutup kembali dengan tanah secara tipis, siram setelah proses penanaman selesai anda lakukan.

6. Pemasangan Ajir

Pemasangan ajir perlu anda lakukan apabila anda menanam buncis dari varietas buncis yang tumbuh merambat. Pembuatan ajir dapat menggunakan bilahan bambu maupun kayu sebagai media rambat. Tancapkan ajir sedikit miring, pemasangan ajir sesuai jumlah lubang tanam.

7. Perawatan Budidaya Buncis

Perawatan budidaya buncis yang baik tentunya dapat meningkatkan peluang pertumbuhan serta pemanenan lebih maksimal. Berikut cara perawatan yang benar saat menanam buncis

  • Penyiraman

Penyiraman anda lakukan sesuai dengan keadaan tanah serta tanaman, lakukan pengecekan secara berkala agar tanaman tidak kekurangan pasokan air pada musim kemarau. Pastikan pula tdak terjadi genangan saat musim penghujan datang untuk mencegah terjadinya pembusukan pada tanaman yang disebabkan oleh genangan air.

  • Penyiangan

Seperti saat anda menanam jambu madu, tujuan pembersihan gulma yaitu untuk menegah serangan hala berlebih dan memaksimalkan pertumbuha. Penyiangan sebaiknya dilakukan saat tanaman pengganggu mulai tumbuh.

  • Penyulaman

Penggantian bibit dilakukan maksimal 15 hari setelah tanam tujuannya supaya tanaman tumbuh dan berbuah secara bersama (serempak). Ganti bibit yang mati atau gagal tumbuh dengan bibit baru.

8. Pemupukan Susulan

Manfaat pemupukan susulan saat menanam buncis adalah untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap terjaga. Manfaat lain untuk merangsang pembuahan lebih maksimal. Pemupukan susulan bisa menggunakan pupuk TSP, KCL, ZA sesuai dengan kesuburan tanaman dan dilakukan setelah usia tanam memasuki usia 2-3 minggu.

9. Pemangkasan

Selain pemupukuan susulan, cara lain meningkatkan hasil panen adalah pemangkasan daun dan tunas apabila tanaman terlalu rimbun. Potong 5-6 daun dan tunas paling bawah yang sudah tua atau terserang penyakit. Manfaat pemangkasan yaitu untuk memaksimalkan tunas serta bunga yang sedang tumbuh.

10 Pengendalian Hama dan Penyakit

6 Cara Singkat Budidaya Buncis agar Cepat Berbuah Lebat

 

Hama yang menyerang tanaman buncis umumnya, ulat daun, ulat buah, ulat grayak, lalat kacang dan masih banyak lainnya. Sedangkan penyakit yang umumnya menyerang yaitu, bakteri layu serta layu fusarium, embun tepung dan mosaik.

Pengendalian hama dan penyakit di atas, dapat anda lakukan dengan dua cara, pertama dengan cara manual yaitu mencabut langsung tanaman yang terkena penyakit atau dengan cara pemangkasan.

Tujuannya adalah supaya tidak menyebar ke tanaman lain, cara ini dilakukan apabila serangan hama maupun penyakit tidak terlalu parah.Cara ke dua adalah dengan menyemprotkan insektisida dan bakterisida sesuai dengan dosis yang tertera pada label.

11. Proses Pemanenan Budidaya Buncis

Proses ini bisa anda nikmati setelah usia tanam memauki hari ke 45-50 setelah tanam. Pemanenan buncis dapat anda lakukan sektiar 2 kali sehari dalam skala kecil dan setiap hari apabila sekala tanam yang besar. Dalam proses pemanenan buncis diharapkan tidak terlalu tua supaya kualitas rasa buncis maksimal.

Tentunya banyaknya jumlah buncis yang anda panen tergantung dari proses awal sampai ahir. Semakin baik proses yang anda lakukan dari awal semakin banyak pula hasil yang akan anda dapatkan. Anda juga bisa menyisakan beberapa pohon bunicis berbuah sampai tua dan kering untuk dijadikan bibit buncis pada musim tanam selanjutnya.

Itulah ulasan dari saya mengenai cara tepat budidaya buncis dengan benar agar menghasilkan panen berlimpah. Semoga pembahasan kali ini memberikan informasi serta wawasan yang bermanfaat buat anda.

Salam sejahtera untuk anda dan keluarga.

 

 

 

 

 

Tinggalkan komentar