4+Cara Menanam Bayam Merah dan Cabut dengan Benar

Menanam bayam. Kali ini mbah tani akan membahas bagaimana cara menanam bayam yang baik dan benar. Artikel ini mengkin akan sesuai dengan apa yang anda cari sekarang yaitu belajar menanam bayam yang baik atau hanya sebatas mencari informasi. Sebagai informasi bayam adalah salah satu jenis sayuran yang sering digunakan oleh masyarakat kita.

Selain mudah didapat, harga bayam tergolong murah dibanding dengan harga sayuran lainnya. Dari hasil penelitian bayam juga sangat bagus untuk kesehatan kita. Karena itu membudidayakan bayam menjadi salah satu peluang buat anda untuk membudidayakannya.

Bayam sendiri sering dimasak baik buat sop bayam ataupun sebagai pelengkap hidangan yang sehat buat kita. Bayam sendiri termasuk sayuran yang mudah digunakan baik di dataran rendah maupun sedang hingga ketinggian 1000 MDPL.

Selain bayam cabut ada jenis lain yaang sedang ramai dibicarakan orang yaitu bayam merah. Bayam merah dengan nama latin lovelies bleedeing karena warnanya yang merah. Dalam hal manfaat kesehatan bayam merah lebih unggul dibanding dengan bayam biaya. Hal itu lah yang membuat bayam merah lebih digandrungi dibanding dengan bayam cabut. Berikut langkah-langkah menanam bayam :

Cara Menanam Bayam Cabut

4+Cara Menanam Bayam Merah dan Cabut dengan Benar

Berikut langkah-langkah cara menanam bayam cabut :

Persiapan Lahan Bayam Cabut

Langkah awal cara  menanam bayam cabut yaitu dengan mempersiapkan lahan. Sama halnya dengan menanam tomat yaitu dengan cara menggemburkan tanah sedalam kurang lebih 20-40 cm. Penggemburan bisa anda lakukan dengan cara mencangkul atau pembajakan untuk mempersingkat waktu anda.

Setelah itu, buatlah bedengan dengan tinggi 30 cm, lebar 50-100 cm dengan panjang menyesuaikan lahan yang anda miliki. Buatlah larikan sedalam 1-5 cm diatas bedengan untuk penanaman benih.

Taburi pupuk kandang apabila penggemburan serta bedengan sudah selesai anda lakukan. Untuk tambahan pupuk dasar bisa menggunakan pupuk TSP, KCL dan ZA dengan dosis 1kg /10 m² perbandingan ketiganya 1:1:1.

Pemilihan Benih Serta Penanaman

Seperti menanam cabe, sebelum anda menanam bayam tentunya langkah awal yaitu dengan memilih benih yang berkualitas. Anda bisa mendapatkan benih dengan membelinya di toko pertanian. Pastikan benih yang anda beli masih tertutup rapat serta benih belum terlalu lama. Sebelum benih di tanam rendam terlebih dahulu dengan air selama 12-24 jam.

Taburkan benih di dalam larikan yang sudah anda buat diatas, setelah benih tertabur rata pada larikan tutup larikan dengan menaburkan tanah (tutup tipis). Percikan air jika proses penanaman benih telah selesai anda lakukan. Hal itu bertujuan untuk menjga kelembaban tanah.

Perawatan Bayam Cabut

Perawatan bayam cabut menjadi hal pokok, jika anda menginginkan hasil panen yang optimal. Diantara perawatan yang baik adalah sebagai berikut :

Penyiraman

Penyiraman dilakukan sebanyak dua kali sehari pada musim kemarau. Sedangkan pada musim hujan anda tidak perlu menyiramnya. Hal yang perlu diperhatikan pada musim hujan yaitu parit berfungsi dengan baik agar tidak terjadi genangan.

Penyiangan gulma

Sama seperti cara menanam bawang putih , Menanam bayam juga perlu adanya proses penyiangan atau pembersihan rumput gulma. Hal itu disebabkan pertumbuhan bayam akan terganggu apabila banyak terdapat gulma.Penyiangan dilakukan seminggu setelah penanaman serta dilakukan seminggu sekali.

Pemupukan susulan

Pemupukan susulan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan tanaman bayam agar lebih optimal. Anda bisa menggunakan pupuk kandang halus kemudian taburkan secara merata.

Selain pupuk kandang anda juga bisa menggunakan pupuk urea dengan dosis satu genggam pupuk urea / 10 liter air. Kemudian semprotkan ke tanaman bayam hingga merata.

Pemupukan bisa dilakukan seminggu sekali atau dengan melihat kesuburan tanaman.

Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang menyerang tanaman bayam pada umunya yaitu, ulat daun, penggorok daun dan belalang. Cara pengendaliannya dengan cara menyeprotkan insektisida sesuai.

Sedangkan penyakit yang biasa menyerang yaitu rebah semai. Pengendalian jenis penyakit ini bisa anda lakukan dengan menyemprotkan fungisida sesuai dosis.

Cara Menanam Bayam Merah

4+Cara Menanam Bayam Merah dan Cabut dengan Benar

Untuk mempersingkat waktu berikut langkah-langkah cara menanam bayam merah dengan benar supaya pertumbuhan bayam merah optimal. Pemilihan bibit berkualitas dalam menanam bayam merah dan cabut cenderung sama. Begitu juga bagaimana cara pengolahan lahanya. Untuk itu saya akan membahas penyemaian bibit bayam merah. Untuk lebih jelasnya simak ulasan dibawah ini.

Penyemaian Bibit Bayam Merah

Menanam bayang merah lebih baik melalui proses persemaian hal itu bertujuan agar lebih mudah dalam mengomtrol kesehatan bibit serta dapat tumbuh dengan merata. Berikut cara penyemaian bibit bayam merah :

  • Siapkan polybag untuk media semai
  • Masukan tanah dengan campuran pupuk kandang serta sekam dengan perbandingan 2:1:1.
  • Taburkan bibit pada polybag yang sudah terisi dengan campuran tanah, kemudian tutup tipis dengan tanah.
  • Percikan air pada media semai secara merata pada pagi dan sore hari
  • Simpan media semai pada lahan teduh agar tidak terkena air hujan langsung.
  • Pastikan penyiraman tidak terjadi genangan pada media semai.

Penanaman Bibit Bayam Merah

Sebelum anda mulai proses menanam bayam merah pastikan bibit semaian sudah bertunas serta memiliki tinggi kurang lebih 3-6 cm. Perhatikan cara membuat lahan diatas, jika anda menggunakan cara semai bibit anda harus membuat lubang di atas bedengan dengan kedalaman 8-10 cm tanpa membuat larikan pada bedengan.

Kemudian cabut bibit dengan hati-hati supaya akar tanaman tidak terputus atau rusak. Anda bisa menyiram tanah bibit yang akan dicabut terlebih dahulu untuk mempermudah proses pencabutan.

Setelah bibit dicabut dengan baik langkah selanjutnya yaitu memasukan bibit kedalam lubang tanam, kemudian tutup menggunakan tanah bercampur pupuk organik sampai pangkal pohon bayam merah.

Setelah penanaman selesai anda lakukan siram air dengan hati-hati untuk menjaga kelembaban pada tanah.

Karena cara perawatan bayam merah dan bayam cabut sama, untuk mempersingkat saya kira tidak perlu menulis ulang. Karena itu hanya akan membuang waktu anda. Langkah terakhir yaitu proses pemanenan baik bayam cabut maupun bayam merah.

Pemanenan bayam cabut dan bayam merah

Tanaman bayam dapat dipanen setelah usia sekitar 21-25 hari setelah tanam atau kira-kira tinggi tanaman minimal 20 cm. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara mencabut langsung atau dengan memetik bayem. Dalam pencabutan diharapkan hati-hati agar tidak merusak tanaman lain yang belum siap panen.

Manfaat Bayam Merah

Beberapa manfaat bayam merah buat kesehatan yaitu baik untuk sistem pencernaan dan untuk membakar lemak dengan kandungan serat di dalamnya. Bayam merah juga sering digunakan sebagai obat tradisional untuk menurunkan demam serta untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Bayam merah juga memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi yang bermanfaat untuk mecegah kanker. Bagi anda yang sedang menjalankan  proses diet memakan bayam secara rutin juga dapat membantu proses diet sehat anda.

Itulah ulasan dari saya mengenai bagai mana cara menanam bayam cabut serta bayam merah. Semoga memberikan informasi dan wawasan yang bermanfaat buat anda.

Salam sejahtera untuk anda dan keluarga anda.

 

Leave a Comment