2 Cara Menanam Buah Naga Supaya Cepat Berbuah

2 Cara Menanam Buah Naga Supaya Cepat BerbuahCara menanam buah naga yang baik agar cepat berbuah serta memiliki kualitas yang baik adalah dengan melalui tahapan yang baik pula, seperti yang akan mbah tani bahas. Buah naga saat ini banyak digemari oleh masyarakat indonesia, karena memiliki rasa asam manis yang enak. Umumnya buah naga menjadi menu pokok dalam pengolahan jus buah atau sup buah yang menambah cita rasa semakin lezat.

Buah naga tergolong pada tumbuhan kaktus. Di asia sendiri banyak sekali petani membudidayakan tanaman buah naga sebagai ladang bisnis. Buah naga yang aslinya dari Amerika tengah, selatan serta meksiko. Di indonesia sendiri banyak varietas buah naga yang sangat populer diantaranya :

  • hylocereus undatus, Buah naga yang berwarna merah dengan daging putih
  • hylocereus polyrhirus, Dengan kulit merah serta daging yang berwarna merah
  • hylocereus costaricensis, kulit berwarna merah serta daging merah pekat agak kekuningan.
  • hylocereus megalanthus kulit yang berwarna kuning serta daging berwarna putih.

Setelah anda mengetahui informasi sedikit tentang buah naga mari kita memasuki pembahasan inti yaitu cara menanam buah naga. Cara menanam buah naga sendiri dapat dilakukan beberapa cara yaitu dengan media pot dan tanah. Simak ulasan berikut dengan seksama :

Cara Menanam Buah Naga di Pot

2 Cara Menanam Buah Naga Supaya Cepat BerbuahLangkah awal cara menanam buah naga di pot adalah mempersiapkan pot sebagai media tanam. Anda bisa memilih segala jenis pot baik berbahan plastik, tanah, keramik, atau drum bekas. Akan tetapi untuk memaksimalkan media, sebelum digunakan rendam dengan air beberapa hari untuk membersihkannya, anda juga bisa menggunakan air dengan campuran anti bakteri.

Pilihlah pot yang agak besar hal ini dikarenakan pohon buah naga termasuk tumbuhan yang tumbuh agak besar nantinya, bisa menggunakan pot yang berukuran diameter 40-50 cm dengan tinggi minimal 40 cm. Berikut langkah-langkah cara menanam buah naga di pot.

1. Persiapan Media Tanam

Setelah anda memilih pot yang sesuai dengan selera anda  persiapkan bahan-bahan berikut untuk media tanam buah naga di pot.

  • Batu bata/kerikil
  • tanah dan pasir
  • pupuk kandang/ organik
  • tiang bisa menggunakan bambu, kayu dan pipa pvc diameter 8-10 cm.

2. Cara Menanam Buah Naga di Pot

Langkah kedua setelah bahan-bahan diatas sudah lengkap berikut tahapan selanjutnya :

  1. Siapkan pot dan masukan pipa ditengah jika anda menanam 2 bibit tanaman buah naga, atau agak ke pinggir jika anda menanamnya hanya dengan 1 bibit. untuk tiang panjatan dibuat dengan tinggi 1-1,5 serta paku tiang panjat pada pot untuk memperkuat penyangga.
  2.  Letakan batu bata yang sudah dipecah kecil-kecil untuk bagian pertama dengan tinggi kurang lebih 10-15 cm hal ini bertujuan kelembaban pada tanah dan pasir saat dilakukan penyiraman.
  3. Tanah, pasir dan pupuk diaduk sampai merata dengan perbandingan 2:1:1 setelah tercampur merata masukan ke dalam pot diatas batu bata atau kerikil sampi 2/3 pot.
  4. Pindahkan bibit buah naga dari penyemaian bibit dibawa tanahnya sekaligus hanya plastik polybagnya yang dibuang. Tanam bibit dekat tiang pancang kemudian tutup kembali dengan campuran tanah tadi.
  5. Letakan pot di tempat yang tidak terkena matahari langsung sampai umur 1-2 minggu.

Baca juga :

3. Perawatan Tanaman Buah Naga

Perawatan buah naga sangat penting dilakukan untuk memaksimalkan panen nantinya, berikut cara merawat buah naga supaya cepat berbuah :

  1. Pengikatan

Langkah ini bertujuan agar tanaman buah naga tumbuh dengan tegak lurus, langkah ini dilakukan setelah batang pohon tanaman buah naga memiliki tinggi kurang lebih 30 cm. Dalam pengikatan diharapkan tidak terlalu kencang supaya tidak mengganggu pertumbuhan buah naga.

2. Pemupukan

Dalam tahap pemupukan dilakukan sesuai dengan umur tumbuhan buah naga berikut rinciannya :

  • Usia 1-6 bulan 25 gram NPK serta 125 gram pupuk kandang
  • usia diatas 7 bulan 50 gram NPK serta 125 gram pupuk kandang
  • Saat tanaman berbuah dan berbunga membutuhkan 75 gram NPK serta 125 gram pupuk kandang.

3. Pemangkasan

Pemangkasan ujung tanaman buah naga dilakukan setelah pohon berusia 3 bulan. Langkah ini bertujuan untuk membentuk cabang serta menambah kesempatan untuk berbunga dan berbuah. pastikan hanya 2 buah / satu batang yang tumbuh, semprotkan hormon GA3 untuk meningkatkan produksi buah.

Pemotongan kedua saat tinggi pohon 2 m atau sejajar dengan penyangga. Pangkas juga batang yang tidak produktif atau batang yang menutup bantang lain dari sinar matahari. Tujuan lain agar nutrisi bisa dialihkan dari batang utama ke tunas baru agar cepat berbuah.

4. Penyiraman

Penyiraman dilakukan dua kali saat masih muda dan sekali dalam seminggu saat dewasa serta  sekali dalam 2 minggu saat berbunga dan berbuah.

Itulah cara menanam buah naga di pot. Jika anda ingin berbisnis dengan membudidayakan buah naga di tanah atau kebun simak ulasan selanjutnya :

Cara menanam buah naga di Tanah

2 Cara Menanam Buah Naga Supaya Cepat Berbuah

Cara ini sangat cocok bagi anda yang memiliki lahan yang luas. dengan banyaknya peminat buah naga di Indonesia, tidak jarang pula para petani memanfaatkan lahan mereka untuk berbisnis dengan  menanam buah naga di lahan mereka berikut ulasanya :

1. Pemilihan Bibit

Selain menggunakan cara diatas untuk pemilihan cara ini juga bisa digunakan dalam media pot. Pemilihan bibit dengan cara stek batang. Yaitu memilih batang yang sudah berbuah 2-3 kali agar budidaya buah naga cepat berbuah. pilih tanaman dengan batang berdiameter 8 cm keras serta berwarna hijau kelabu. Ukuran batang semakin besar dan kuat maka semakin bagus untuk pembibitan.

potong batang buah naga kira-kira 80-100 cm sisakan batang utama 20-30 % untuk pembibitan selanjutnya. Setelah anda mendapatkan batang calon bibit buah naga potong kembali dengan panjang 20-30 cm. Bagian atas dipotong rata sedangkan bagian bawah dipotong miring agar tanaman cepat tumbuh akar. Biarkan sampai mengering getahnya hal ini bertujuan untuk mencegah pembusukan saat dia tanam.And juga bisa mencelupkan kedalam cairan fungisida untuk mencegah bibit terserang jamur.

Sebelum ditanam bibit tersebut disemaikan terlebih dahulu pada media semai bisa di polybag bedengan tanah dengan campuran tanah dan pupuk organik. buat lubang sedalam 5 cm kemudian tancapkan batang bibit dengan bagian runcing dibawah. Hindarkan sinar matahari media semai sampai 3 minggu. Siram bibit sebanyak dua kali sehari sampai bibit muncul tunas. Setelah muncul tunas baru media semai pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari. Bibit siap dipindahkan setelah berusia 3 minggu dan tinggi rata-rata 50-80 cm.

2. Pembuatan Tiang Panjat

Untuk tanah seluas 1 ha buatlah tiang panjat tunggal sebanyak 1600 dengan bibit 6400 dengan menggunakan tiang cor agar lebih kuat. apabila anda keterbatasan dana bisa menggunakan bambu atau kayu yang kuat. Tiang panjat berdiameter 10-115 cm dengan tinggi 2.3 m kemudian ditanam 50 cm dengan jarak 2,5 meter antar tiang dan 3 m antar baris untuk drainase 25cm.

3. Pengolahan Lahan

Setelah pembuatan tiang selesai, buat lubang sedalam 25 cm dengan posisi tiang di tengah, campur tanah galian lubang dengan pasir 10 kg, pupuk 10 kg, serta kapur pertanian karena buah naga membutuhkan banyak kalsium. Setelah tercampur merata tutup kembali dan siram dengan air secukupnya,agar tidak tergenang. Setelah dua hari pembuatan lubang tambahkan kembali pupuk TSP sebanyak 25 gram melingkar dengan jarak 10 cm dari tiang. Setelah satu hari pemberian pupuk tambahan, media tanam siap untuk digunakan.

4. Menanam Bibit Buah Naga

Buat lubang berjarak 10 cm dari tiang dengan kedalaman 10-20 cm disesuaikan dengan tinggi bibit. Anda bisa membuat 4 lubang dalam satu tiang. Setelah selesai tanamkan bibit kemudian tutup sambil di padatkan. Ikatlah bibit ke tiang agar tumbuh dengan menjulur, dalam pengikatan tanaman buah naga diharapkan tidak terlalu kencang supaya tidak mengganggu proses pertumbuhan buah naga.

5. Perawatan Buah Naga

Perawatan dilakukan dengan pemberian pupuk serta penyiraman. Tanaman buah naga yang masih muda banyak membutuhkan unsur nitrogen, sedangkan saat berbunga dan berbuah banyak membutuhkan kandungan kalium dan fosfor. Pemberian pupuk kandang dilakukan setiap 3 bulan sekali dengan dosis 5 kg/ lubang. Tambahkan NPK dan ZK dengan dosis 50 dan 20 gram setiap lubang saat tanaman mulai berbunga dan berbuah.

Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau atau jika tanah kering. apabila anda menggunakan parit cukup dengan merendam parit selama 2 jam. Setiap 1 tanaman membutuhkan 4-5 liter air jika anda melakukan penyiraman dengan cara manual.

6. Pemangkasan Batang Buah Naga

Pemangkasan batang pohon pertama pilihlah batang pohon yang paling baik sebagai batang utama. potong tunas yang ada pada batang pohon ini sisakan 3 -4 tunas. hal ini bertujuan untuk memaksimalkan buah.

Pemangkasan dengan tujuan peremajaan kembali batang pohon buah naga. Potong batang buah naga yang sudah berbuah 3-4 kali. Anda juga bisa menggunakan potongan tersebut untuk dijadikan bibit baru.

Pemangkasan yang ke tiga yaitu dengan memotong tunas yang tidak berproduksi dengan baik hal ini bertujuan agar tidak mengganggu batang lain yang lebih produktif.

7. Pemanenan Buah Naga

Ciri-ciri buah naga yang siap panen yaitu dengan warna yang merah mengkilat serta kelopak bunga yang mengecil dan menguncupnya batang buah naga. Tahap itu biasanya terjadi setelah tanaman berusia 10-12 bulan. Tanaman buah naga juga termasuk dengan siklus produksi yang lama yaitu bisa sampai 20 thn.

Baca juga : cara menanam jahe 

 

Itulah ulasan dari saya tentang cara lengkap menanam buah naga agar berbuah dengan cepat serta menghasilkan buah yang berkualitas.  semoga bermanfaat

Salam hangat untuk anda dan keluarga anda.

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment