Cara Menanam Cabe Pelangi Bagi Pemula dengan Benar

Menanam cabe pelangi. Belakangan ini cabe pelangi atau sering disebut dengan cabe rainbow tengah naik daun. Hal itu dikarenakan buahnya yang memiliki berbagai macam warna. Dari cabe berwarna ungu, merah, kuning dan hijau.

Membudidayakan cabe pelangi sendiri setidaknya kita memiliki 2 keuntungan. Pertama dijadikan tanaman hias dan dijadikan bahan bumbu masak layaknya cabe pada umumnya. Untuk menanamnya juga tergolong mudah karena menanam cabe pelangi bisa anda lakukan dengan media pot. Untuk mengetahuinya simak ulasan di bawah ini :

Menanam Cabe Pelangi di Pot

Berikut langka-langkah budidaya cabe pelangi dalam pot.

1. Persiapan Media Tanam

Karena pembahasan ini tujuan utamanya sebagai tanaman hias, tentunya anda perlu menyiapkan sebuah pot berukuran sedang. Sedangkan untuk media tanam sebaiknya mengandung unsur hara tinggi. Kami sarankan menggunakan campuran tanah liat, pupuk kandang atau kompos, arang sekam, pasir dan pakis kering.

Perbandingan semua media tanam diatas sama yaitu 1:1:1:1:1. Setelah media tanam terkumpul, campur dan aduk media tanam hingga merata. Kemudian masukan kedalam pot yang telah anda siapkan. Pastikan bagian bawah pot memiliki lubang untuk mempermudah air mengalir. Dengan begitu tidak akan terjadi genangan saat proses penyiraman nantinya.

2. Pembenihan Bibit

Langkah menanam cabe pelangi kedua yaitu sama seperti saat menanam cabe merah keriting yaitu pembenihan. Pertama anda bisa membeli bibit cabe pelangi ditoko pertanian. Kedua bisa memanfaatkan dari cabe yang sudah anda tanam sebelumnya.

Jika anda memilih cara kedua yaitu, pilihlah cabe yang benar-benar sudah tua. Kemudian keluarkan bijinya dan jemur hingga benar-benar kering. Sebelum ditebar guna merangsang pertumbuhan lebih baik rendam biji cabe pelangi kedalam air hangat beberapa saat.

Langkah terakhir yaitu penyebaran pada media semai. Oya lupa, untuk media semai anda bisa menggunakan baskom atau nampan dengan campuran sama seperti diatas. Setelah siap tebar biji cabe pelangi. Dan lakukan perawatan dengan menyiram setiap pagi dan sore. Dalam proses penyiraman sebaiknya memakai metode spray bertujuan agar biji tidak terbawa air dan hilang.

3. Penanaman

Cara Menanam Cabe Pelangi

Proses menanam cabe pelangi ketiga yaitu pemindahan bibit dari media semai kedalam media tanam utama. Tahap ini bisa kamu lakukan setelah bibit memiliki tinggi kurang lebih 10 cm dan memiliki daun sebanyak 3-5 helai.

Cabut secara hati-hati bibit pada media semai. Bertujuan supaya akar tidak putus dan rusak. Untuk mempermudah anda bisa menyiram terlebih dahulu media semai. Setelah itu tanam bibit sedalam kira-kira hingga pangkal pohon atau 3-5 cm. Jangan lupa juga untuk memadatkan kembali tanah agar tanaman cabe pelangi tidak mudah roboh.

Basahi dengan sedikit air media tanam utama setelah proses penanaman. Simpan di tempat terkena sinar matahari akan tetapi tidak terkena air hujan secara langsung ( teduh ).

4. Perawatan dan Pemanenan

Tips menanam cabe pelangi selanjutnya adalah proses perawatan. Perawatan cabe pelangi sendiri tidaklah rumit. Karena memang jenis cabe ini dapat beradaptasi dengan mudah baik itu pada dataran tinggi dan rendah.

Kemudahan lainnya yaitu anda hanya mengontrol media tanam agar tidak terlalu kering dan terlalu lembab. Karena media tanam lembab berlebih dapat mengakibatkan pembusukan pada akar tanaman. Tips perawatan lainnya adalah untuk selalu memperhatikan adanya serangan hama atau tidak. Jika ada dan tidak terlalu parah anda cukup melakukan pemangkasan. Tujuannya adalah agar tidak menyebar kebagian lain.

Cabe pelangi dapat berbuah umumnya setelah usia 3 bulan dari proses penanaman. Setelah itu anda bisa menikmati pemandangan indah dari berbagai warna cabe pelangi. Selain itu anda bisa gunakan sebagai konsumtif. Yaa itung-itung menghemat pengeluaran membeli cabe.

Itulah ulasan dari kami mengenai cara menanam cabe pelangi bagi pemula dengan benar menggunakan media pot. Semoga ulasan diatas memberikan informasi bermanfaat.

Salam tani indonesia.

Leave a Comment