2 Cara Menanam Jahe di Pot Lengkap dan Jelas

2. Cara Menanam Jahe di Pot dan di Rumah Lengkap dan JelasSalam hangat buat anda  dan keluarga anda, untuk menambah informasi dan pengetahuan kali ini mbah tani akan mengulas bagaimana cara menanam jahe. Jahe merupakan salah satu rempah yang ada di indonesia yang memiliki banyak manfaat. Selain dibuat untuk pelengkap rempah jahe juga sering digunakan untuk pengobatan tradisional serta minuman.

Tidak ada yang tau asal sebenarnya dari jenis tanaman ini, akan tetapi menurut beberapa ilmuan jahe berasal dari daratan india dan cina. Di samping memiliki manfaat untuk pelengkap rempah, bumbu masak serta minuman, jahe ternyata memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut tahapan dan langkah cara menanam cahe di pot dan di tanah.

Cara menanam jahe di pot

Proses persiapan pembibitan antara cara menanam jahe di tanah dengan di pot sama saja yaitu :

  1. Pilih tanaman jahe yang tua (berumur 10-12 bulan) yang akan dijadikan bibit baru.
  2. Rumpun induk tumbuh normal dan sehat.
  3. Memiliki rimpang mulus, warna mengkilat, serta tidak busuk terserang hama.

Cara membuat tunas rimpang jahe

  1. Setelah anda mendapatkan rimpang jahe yang berkualitas, jemur sementara jangan sampai kering kemudian simpan kurang lenih 1-1,5 bulan sebelum di tanam.
  2. Potong rimpang dengan alat pemotong asalkan bersih dan steril, berukuran 3 mata ruas rimpang jahe, kemudian jemur kurang lebih 8 jam.
  3. Untuk mencegah terserang bakteri masukan tunas ke dalam campuran air dengan bakterisida dengan dosis 10 L mengandung 3 gram bakterisida.
  4. Siapkan kotak kayu untuk media pembuatan bibit jahe
  5. Berikan abu gosok di lapisan pertama pada kotak kemudian letakan bibit satu lapis kemudian tutup dengan arang sekam kudian bibit jahe lagi dan begitu seterusnya. Simpan di tempat teduh dan tidak terkena hujan serta panas.
  6. Biasanya tunas akan tumbuh setelah 2-4 minggu dan siap tanam

Persiapan media tanam

Berikut langka-langkah persiapan media tanam pot :

2. Cara Menanam Jahe di Pot dan di Rumah Lengkap dan Jelas

  • Siapkan pot berdiameter 35 cm serta tinggi 30 cm masukan tanah yang gembur serta campurakan pupuk kandang yang halus dengan perbandingan 1;1. Pastikan bagian bawah pot terdapat lubang untuk menjaga kelembaban saat dilakukan penyiraman.
  • Masukan bibit jahe di bawah permukaan tanah pisahkan bibit jahe secara merata, untuk satu pot bisa ditanam 3 biji bibit jahe.
  • Simpan tanaman jahe di tempat yang tidak terlalu bercahaya dengan suhu 24-30°. Suhu yang terlalu dingin dapat menghambat pertumbuhan jahe.
  • Penyiraman dilakukan dengan sedikit air bertujuan agar tanah tetap terajga suhunya.

Cara menanam jahe di rumah

2. Cara Menanam Jahe di Pot dan di Rumah Lengkap dan Jelas

Cara menanam jahe juga dapat dilakukan di depan rumah, Selain bermanfaat menyejukan lingkungan anda, jahe juga bisa dimanfaatkan untuk rempah dan campuran minuman. karena proses pembibitan sudah kita bahas diatas mari kita bahas tentang bagaimana pengolahan lahan atau media tanam tanah .

  • Ambil cangkul dan gemburkan tanah lalu buatlah bedengan dengan lebar 1-1,2 m dengan tinggi  25-30 cm atau dengan lebar 3-4 jengkal dengan tinggi 1-1,5 jengkal. Ukuran itu disesuaikan dengan lahan yang ada dirumah anda.
  • Setelah tanah di gemburkan saat anda membuat bedengan campur dengan pupuk kandang sampai merata.
  • Buat lubang dengan kedalaman 10-15 cm.
  • Tanam bibit jahe kemudian tutup dengan tanah bercampurkan pupuk kandang halus tanpa menutup tunas jahe. Hal itu bertujuan agar tidak menghambat pertumbuan tunas.

Cara pengendalian hama penyakit pada tanaman jahe baik di pot dan di tanah (di rumah)

Meskipun tanaman jahe adalah salah satu tanaman yang mudah untuk di budidayakan tidak salahnya anda mempelajari bagaimana cara pengendalian hama, hal itu bertujuan untuk memaksimalkan hasil saat panen nantinya.

Baca juga :

Berikut cara pengendalian hama tanaman jahe :

  1. Hama penggerek akar

Jenis hama ini pada umumnya menyerang bagian akar tanaman jahe. Ciri-ciri tanaman jahe yang terserang hama ini ialah layunya daun jahe serta hilangnya akar. Apabila tidak segera diatasi maka tanaman jahe akan mati karena tidak bisa menyerap nutrisi yang ada di tanah melalu akar.

Untuk pengendalian hama jenis ini anda bisa menggunakan kimiawi insektisida nematisida dan karbofuran dengan dosis 1 gram /tanaman

2. Hama kepik

Hama jenis ini menyerang bagian daun tanaman jahe, dengan ciri-ciri terdapat lubang-lubang kecil pada daun. cara pengendalian hama ini dengan cara manual yaitu membuang daun yang terserang hama pelak agar tidak menyebar ke tanaman lain. Dengan cara kimiawi anda bisa menyemprotkan betasiflutrin dan profenosofos.

3. Hama Lalat

Lalat sebenarnya tidak menyerang tanaman jahe akan tetapi lalat menjadi indikator bahwa tanaman anda terserang oleh hama yang menyerang rimpang jahe yang mengakibatkan pembusukan pada rimpang. Akar yang busuk itulah yang akan diserang oleh lalat.

Baca juga :

Atau bisa juga lalat yang membawa telur-telur hama tersebut. Untuk pengendalian hama ini secara organik dengan menggunakan air tuban, atau dengan karbofuran serta nematisida untuk cara kimiawi.

4. Kumbang

Hama jenis ini juga menyerang bagian akar tanaman jahe. dengan tanda adanya telur telur kumbang, untuk pengendalian jenis ini sama dengan pengendalian hama lalat.

5. Kutu daun

Jenis hama ini menyerang bagian daun jahe disertai menguningnya daun jahe dan terdapat gulungan daun yang didalamnya sebagai tempat rumah ulat untuk berkembang. cara pengendalian jenis hama ini sama dengan jenis hama kepik.

6. Bercak daun

Bercak daun dengan ciri-ciri adanya noda bintik pada daun jahe yang berwarna abu-abu namun akan berubah warna hitam lama kelamaan. Untuk pengendalian jenis hama ini yaitu dengan  memilih bibit yang berkualitan tidak mengandung jamur cercospora dan phyllosticta.

7.  Pembusukan rimpang jahe

Pembusukan ini disebabkan oleh jamur fosarium oxisporum. Ciri-ciri tanaman jahe terkena jamur jenis ini yaitu dengan menguningnya bagian bawah daun berwarna kunih yang seterusnya mengakibatkan daun layu serta mati.

Untuk pengendaliannya yaitu sama dengan bercak daun , dengan memilih bibit yang berkualitas.

8. Layu

Solanacearum yang menyebabkan pembusukan pada rimpang, pada saat anda memotong jahe untuk dijadikan tunas terdapat lendir berwarna putih atau kecoklatan pada bagian tengah jahe yang anda potong. Ciri lain tanaman jahe yang terserang adalah membusuknya tunas jahe serta menggulung dan melayu daun jahe.

Cara pengendaliannya anda bisa menggunakan bavistin 0,25% atau dengan cara pemilihan bibit berkualitas agar anda tidak perlu melakukan tahap ini.

Itulah ulasan dari saya mengani cara menanam jahe dirumah ataupun di dalam pot semoga bermanfaat. Sebagai tambahan informasi buat anda. Disamping mudah untuk di budidaya jahe memiliki banyak manfaat yang tak terdegua bagi kesehatan kita. Diantaranya sebagai berikut:

  • Meredakan nyeri
  • Menghilangkan jerawat
  • Efek anti tumor
  • Menormalkan kembali komposisi dalam darah
  • Merangsang perumtubahan rambut, serta mencegah rambut dari ketombe serta rontok.
  • melancarkan peredaran darah
  • mengurangi stress
  • Mengatasi mual dan muntah
  • Melindungi dari sinar UV
  • mengontrol kadar gula darah
  • Mengurangi peradangan
  • Menguatkan sistem kekebalan tubuh
  • Melegakan tenggorokan
  • Menghaluskan kulit serta mencegah penuaan dini
  • mencegah selulit membakar timbunan lemak
  • Dapat menyembuhkan alergi.

Untuk pembuatannya silahkan klik disini.

Semoga bermanfaat. Salam hangat buat anda dan keluarga.

 

 

 

 

Leave a Comment