7+Cara Menanam Bawang Putih dengan Benar

cara menanam bawang putih, itulah yang akan mbah tani bahas untuk anda yang sedang mencari informasi atau ingin belajar menanam bawang putih. Bawang putih sering kita temui sebagai bumbu pokok masakan kita sehari-hari.

Dalam bumbu masak sendiri bawang putih atau dengan nama lain Allium sativum adalah salah satu jenis bumbu rempah yang paling sering digunakan. Hal itu disebabkan karena bawang putih salah satu kunci pokok kelezatan makanan. Menanam bawang putih sendiri bisa anda lakukan dengan media lahan yang luas, pekarangan rumah atau di dalam  polybag.

Cara menanam bawang putih di lahan

7+Cara Menanam Bawang Putih dengan Benar

Cara menanam bawang putih di lahan yang luas tentunya anda memiliki lahan untuk media tanam. Berikut langkah-langkah menanam bawang putih di lahan yang luas.

Pemilihan Bibit Bawang Putih

Pemilihan bibit bawang putih sendiri dapat anda lakukan dengan cara mengambil salah satu siung yang anda beli di pasar. Akan tetapi anda tidak akan tau jenis varietas mana yang akan anda tanam.

Kecocokan lahan akan mempengaruhi pertumbuhan bawang putih. Maka sebab itu sebaiknya anda membeli bibit bawang putih di toko pertanian supaya bisa menyesuaikan varietas mana yang akan sesuai dengan lahan anda. Disamping itu membeli di toko pertanian akan memudahkan anda dalam memilih bibit bawang putih yang berkualitas.

Waktu Menanam Bawang Putih

Waktu terbaik menanam bawah putih yaitu pada musim gugur serta musim semi, Apabila anda berada di daerah musim dingin alangkah baiknya menanam bawang putih pada musim gugur. Khusus untuk daerah dengan iklim tropis dan subtropis menanam bawang putih sangat baik pada awal musim semi.

Pengolahan Lahan yang Baik

Gemburkan lahan serta capurkan pupuk kompos sampai merata, usahakan ph tanah kurang lebih 5,5-7. Bersihkan lahan dari sisa-sisa tanaman gulma agar bawang putih dapat tumbuh dengan baik. Setelah tanah gembur serta ph telah sesuai gali lahan sedalam 4 inchi.  Usahakan media yang akan anda gunakan mendapat cahaya sinar matahari yang cukup serta pengairan yang baik demi menunjang pertumbuhan tanaman yang lebih baik.

Pembajakan dilakukan sebanyak 2-3 kali dalam seminggu, buatlah dinding pembatas 20-50 cm dan lebar 50-60 cm. Untuk panjang pembatas tentunya disesuaikan dengan lahan anda, buatlah parit di atas pembatas untuk mempermudah drainase agar tidak terjadi genangan air dengan lebar 20-30 cm dengan kedalaman sesaui dengan musim. Kedalaman parit lebih dalam apabila waktu menanam anda pada musim hujan.

Menanam Bawang Putih

Dalam proses ini dianjurkan bawang putih memiliki ukuran yang seragam. Tanam bibit dengan kedalaman 2-3 cm untuk jarak tanam tentunya menyesuaikan besarnya siung bawang putih yang anda gunakan sebagai bibit. Jika satu siung bawang putih memiliki berat 1,5 gram maka jarak tanam bisa 20 x 20 x 20 cm. Untuk jumlah bibit tentunya menyesuaikan dengan luas lahan anda. Apabila bibit memiliki berat 3 gram, membutuhkan 1600 kg / ha. Sedangkan untuk berat 1 gram membutuhkan 670 kg /ha. Simak tahapan-tahapan menanam bawang putih dibawah ini :

  • Siapkan 1 siung tunggal bawang putih serta jaga kulit siung agar tidak mengelupas.
  • Tanam siung dengan kedalam 2 inchi dengan jarak 4 inchi.
  • Pastikan bagian bawah bawang putih yang anda tanam, supaya tidak terjadi kesalahan saat tumbuh nantinya.
  • Tutup bibit dengan menggunakan tanah yang sudah tercampur dengan pupuk sambil padatkan sedikit saja.

Cara Merawat Bawang Putih yang Baik

Hal yang perlu anda perhatikan dalam perawatan bawang putih adalah pada musim apa anda menanam. Apabila anda menanam bawang putih pada musim gugur tutup tanaman bawang putih dengan menggunakan jerami setebal 6 inchi. Akan tetapi tanaman bawang putih tidak membutuhkan penutup apabila anda menanam bawang putih pada musim semi. Jika anda ingin umbi bawang putih tumbuh dengan besar potonglah akar umbi bawang putih.

Baca juga :

Siram dengan air jika lahan anda terlihat kering dan berdebu, agar kebutuhan air tanaman bawang putih tetap tercukupi. Tetapi Anda tidak perlu menyiram tanaman bawang putih pada musim gugur serta musim semi.

Cara Penyiraman Bawang Putih

Anda cukup mengaliri parit diantara bedengan dengan menggunakan air. Pada awal pertumbuhan pengairan dilakukan 2-3 hari sekali. Pada pembentukan tunas atau pembentukan umbi pengairan dilakukan 7-15 hari sekali. Anda bisa menghentikan pengairan jika memasuki 10 hari menjelang panen.

Tips Pemberian Pupuk Bawang Putih

Dalam proses pemupukan bawang putih anda bisa melakukan pupuk organik dan non organik dengan dosis yang sesuai. Dosis pupuk organik menggunakan pupuk kotoran kambing dengan 30 ton / ha, sedang jika menggunakan pupuk dari kotoran ayam 20 ton /ha.

Sedang dosis pupuk non organik yaitu 200k N/ha, 180 kg P2O5, serta 142 kg S masing-masing per hektar. Untuk meningkatkan kualitas bawang putih anda bisa menggunakan pupuk kimia sitozin konsentrasi sebanyak 0,25% dengan menyemprotkan ke daun tanaman bawang putih.

Pemberian pupuk serta penyiraman di sesuaikan dengan kebutuhan tanaman. apabila terjadi akar bawang putih menguning anda bisa memberinya pupuk organik untuk menjaga kesehatan tanaman.

Penyiangan juga sangat penting dilakukan agar kandungan dalam tanah terserap sempurna oleh tanaman bawang putih. Serta mengurangi resiko tanaman gulma menjadi sarang tikus. Penyiangan gulma dapat anda lakukan setelah tanaman berumur satu minggu setiap seminggu sekali.

Untuk pengendalian hama anda bisa menggunakan pestisida sesuai dosis agar tidak berlebihan. Pemangkasan dilakukan apabila terdapat daun yang menguning atau terserang hama. Hal itu bertujuan supaya tidak menyerang ke tanaman yang lain.

Cara Pemanenan Bawang Putih

Setelah anda mengetahui cara menanam bawang putih, baik dari perawatan, pemilihan bibit serta penanamannya sekarang mbah tani akan membahas bagaimana pemanenan yang baik pada tanaman bawang putih.

Bawang putih bisa dipanen saat daun bawang putih layu. Hal yang perlu anda perhatikan adalah saat memanen diharapkan tidak terlalu tua hal itu dikarenakan bawang putih yang terlalu tua akan mengurangi rasa. Sedangkan jika terlalu muda akan sulit dalam tahap pengawetan bawang putih. Umumnya bawang putih dapat dipanen setelah usia setelah tanam  kurang lebih 90-120 hari.

Berikut ciri-ciri bawang putih yang siap panen :

  • Layunya daun disertai daun yang menguning, pemupukan pengairan serta penyemprotan sebaiknya dihentikan pada waktu menjelang panen.
  • cara memanen bisa dengan mencabut langsung pada saat cuaca cerah serta ikat beberapa batang bawang putih kemudian keringkan biasanya memakan waktu selama 15 hari.

Anda juga bisa menggunakan sekop dalam proses pemanenan, yaitu dengan mengeruk dengan kedalaman 20 cm dengan hati-hati agar tidak merusak siung bawang putih.

Cara Mengawetkan Bawang Putih

7+Cara Menanam Bawang Putih dengan Benar

Pasca panen bawang putih didiamkan selama 2 minggu sampai kering dan siung daun mngeriput seta buah mengeras. Simpan ditempat yang sejuk dan kering agar tidak terjadi pembusukan. Anda juga bisa memotong batang bawang putih serta menjaga agar mendapat sirkulasi udara yang baik. Langkah-langkah pengeringan bisa juga anda lakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Dijemur akan tetapi ubi ditutupi dengan daunnya supaya siung tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Digantung pada rak berlapis.
  • Melakukan pengeringan dengan pengasapan asap didapur. yaitu dengan menggantung ditempat memasak (dapur) agar terkena uap baik dari memasak air atau yang lainnya.

Itulah ulasan dari saya bagaimana cara menanam bawang putih yang baik supaya bisa menghasilkan hasil panen yang memiliki kualitas super dan mendapatkan hasil yang melimpah.

Semoga bermanfaat serta menambah informasi buat anda.

Salam sejahtera untuk anda dan keluarga anda.

 

Leave a Comment