6 Tips Menanam Kelengkeng agar Cepat Berbuah

Menanam kelengkeng. Pada kesempatan kali ini ilmu tanah akan membahas bagaimana cara menanam kelengkeng agar cepat berbuah. Membudidayakan kelengkeng agar cepat berbuah tentunya dengan melalui tahapan-tahapan yang tepat. Baik dari pemilihan bibit maupun cara merawatnya.

Lengkeng atau biasa dikenal dengan nama kelengkeng adalah salah satu jenis buah yang dapat tumbuh sampai 40 m. Akan tetapi seiring berjalannya waktu menanam kelengkeng dapat anda lakukan pada media pot dengan tehnik khusus.

Cara Menanam Kelengkeng di Lahan

Menanam kelengkeng pada lahan luas tentunya sangat cocok buat anda yang memiliki lahan luas dan berniat untuk menjadikan lahan bisnis. Agar kelengkeng menghasilkan panen berlimpah tentunya ada hal yang perlu diperhatikan,baik dari pemilihan bibit, perawatan, pengendalian hama dan penyakit. Untuk mengetahui secara rinci menanam kelengkeng di lahan sebagai berikut.

1. Pemilihan Bibit Berkualitas

Pemilihan bibit berkualitas tentunya menjadi hal penting saat membudidayakan kelengkeng. Bibit berkualitas tentunya dapat merangsang pertumbuhan menjadi lebih baik. Pemilihan bibit kelengkeng dapat anda lakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Cangkok

Menanam kelengkeng dengan cara ini tentunya dengan memilih indukan kelengkeng yang sudah jelas produktif, induk sehat serta subur. Sediakan pisau tajam, plastik, tanah bercampur pupuk kandang dan tali. Setelah anda mempersiapkan alat tersbut anda sudah bisa memulai proses pencangkokan.

cara mencangkok yaitu dengan memilih batang pohon kelengkeng muda supaya lebih cepat tumbuh. Selanjutnya kupas kulit batang beberapa cm kemudian lapisi dengan tanah bercampur pupuk. langkah selanjutnya yaitu menutup dengan menggunakan plastik kemudian iket menggunakan tali.

Baca juga :

Pastikan pula plastik memiliki lubang untuk menjaga kelembaban tanah serta tidak terjadi genangan saat anda melakukan penyiraman dua kali sehari.

Setelah batang yang anda cangkong tumbuh akar, pindah bibit ke media tanam utama.

  • Biji

Menanam kelengkeng sebenarnya bisa anda lakukan dengan menggunakan biji kelengkeng yang anda beli. Cara kedua yaitu dengan membeli biji kelengkeng di toko pertanian terdekat rumah anda yang memiliki review baik di mata masyarakat.

  • Stek

Cara stek kelengkeng dipercaya akan lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan menanam dari biji. Berikut tahapan stek kelengkeng :

  1. Ambil batang bagian pucuk kelengkeng, tentunya pastikan pula batang sehat serta subur.
  2. Setelah anda menemukan batang, potong dengan menggunakan gunting secara miring sepanjang 15 cm.
  3. Potong daun pada bibit sisakan hanya mata tunas atau bagian atas daun untuk mengurangi beban tanaman.
  4. Pada bagian yang anda potong olesi dengan cairan perangsang tumbuh untuk mempercepat pertumbuhan akar.
  5.  Setelah itu tanam batang tersebut pada media stek baik polybag atau media lain.
  6. Simpan bibit di dalam sungkup untuk melindungi dari air hujan langsung, siram dua kali sehari untuk menjaga kelembaban tanah.

2. Persiapan Lahan Tanam

Pengolahan lahan menanam kelengkeng lebih mudah dibandingkan saat anda membudidayakan nanas. Pengolahan tersebut anda lakukan dengan membersihkan tanaman gulma, dan batu-batuan terutama batu besar. Buatlah lubang tanam menyesuaikan besarnya bibit anda, kemudian masukan pupuk kandang pada lubang tanam. Diamkan lubang tanam kurang lebih 2 hari sebelum media tanam dugunakan.

3. Penanaman Bibit

Penanaman bibit dengan cara memasukan bibit kedalam lubang tanam, kemudian tutup kembali sambil dipadatkan sampai pangkal bibit. Siram menggunakan air untuk menjaga kelembaban tanah supaya tidak kering.

4. Perawatan Menanam Kelengkeng

Dalam membudidayakan, baik buah ataupun sayuran tentunnya membutuhkan perawatan dengan baik. Berikut perawatan yang baik saat anda menanam kelengkeng :

  • Penyiraman

Penyiraman tanaman kelengkeng dilakukan dua kali sehari pada musim kemarau, pada saat musim hujan anda tidak perlu melakukan penyiraman. Hal yang perlu diperhatikan saat musim hujan yaitu tidak terjadi genangan pada media tanam.

  • Pemupukan susulan

Pemupukan susulan dapat anda lakukan saat usia tanam memasuki usia 1 bulan tanam dengan menggunakan pupuk kandang. Pemberian pupuk susulan diberikan setiap sebulan sekali.

  • Pendangiran atau penggemburan susulan

Pendangiran bertujuan untuk mempermudah akar bergerak bebas, gemburkan tanah menggunakan garpu di sekitar tanaman.

  • Penyiangan 

Penyiangan gulma dilakukan agar tanaman tumbuh dengan optimal, pembersihan tanaman gulma dilakukan setiap 2 minggu sekali.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan dengan membuang tunas atau dahan yang tidak produktif, manfaat pemangkasan bertujuan untuk membuat petumbuhan tunas utama lebih maksimal.

5. Pengendalian hama dan penyakit

Ketika menanam kelengkeng umumnya teradapat dua jenis yaitu embun jelaga serta pengisap daun. Simak ulasan dibawah ini cara pengendalian hama tersebut :

  • Ulat pengisap

Jenis hama ini umumnya menyerang batang daun kemudian menyebar sampai ke ujung daun. Hama ini biasanya ditandai dengan adanya bintik hitam pada daun serta mengering dan menggulungnya daun.

Pengendalian hama ini bisa menyemprotkan cairan insektisida berbahan aktif sistemik, spectrum luas dan kontak. anda juga bisa menggunakan insektisida berbahan aktif sistemik aferimex.

  • Embun jelaga

Embun jelaga adalah jenis salah satu semut yang menyerang buah kelengkeng. Saat buah mulai tumbuh biasanya semut cendawa ini datang dan menyerang dengan cara menyerap rasa manis pada buah kelengkeng.

Buang sarang semut ini untuk pengendalian secara alami, atau semprotkan insektisida sesuai jenis hama tersebut.

6. Cara Panen Buah Kelengkeng

Saat anda menanam kelengkeng tentunya proses ini yang paling anda tunggu. Panen kelengkeng dapat anda lakukan setelah usia tanam 4-6 bulan tergantung dari vairetas tanaman.

Baca juga :

Ciri-ciri buah kelengkeng siap panen yaitu memiliki rasa manis dan warna coklat tua. Pemanenan sendiri anda lakukan bersamaan (sekali panen) dengan memotong tandan kelengkeng menggunakan gunting potong. Penataan kelengkeng sendiri harus segera dilakukan jika anda ingin menjualnya agar buah kelengkeng tidak busuk.

Manfaat Buah Kelengkeng untuk Kesehatan

Selain mengulas bagaimana cara menanam kelengkeng dengan baik, berikut manfaat mengejutkan dari kelengkeng buat kesehatan :

1. Sumber Vitamin C

Kandungan kaya vitamin C pada buah kelengkeng dapat membantu memenuhi 93% kebutuhan vitamin C pada pria dan 100% untuk wanita. Buang kelengkeng mengandung 84 mg setiap 3,5 ones jenis buah ini.

Kandungan Vitamin c pada buah kelengkeng juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Memperkuat tulang

Mengkonsumsi buah kelengkeng secara rutin dapat membantu memperkuat tulang terutama bagi orang dewasa.

3. Menjaga kesehatan mata

Kandungan vitamin pada buah kelengkeng dapat menjaga mata kita agar tetap sehat dan terjaga.

4. Dapat melancarkan peredaran darah

Mengkonsumsi kelengkeng secara rutin dapat membantu mengendalikan kadar zat besi dalam tubuh.

5. Diet sehat

kandungan rendah lemak serta kalori sangat membantu anda yang sedang menjalankan program diet sehat.

6. Mencaga kesehatan kulit

Kandungan anti aging pada buah kelengkeng dapat menjaga kulit tetap sehat serta dapat mengatasi kerutan pada mata.

7. Mempercepat penyembuhan luka luar

Cangkang kelengkeng dapat membantu proses pengeringan luka luar, ambil cangkang kelengkeng bakar menjadi areng, campur dengan minyak zaitun kemudian oleskan pada bagian luka.

Itulah beberapa manfaat kelengkeng buat kesehatan. Semoga ulasan kali ini memberikan manfaat serta informasi dan wawasan buat anda.

Salam sejahtera untuk anda dan keluarga anda

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment