7 Cara Menanam kopi agar Panen Berkualitas dan Berlimpah

Menanam kopi. Pada kesempatan kali ini ilmu tanah akan membahas bagaimna cara menanam kopi yang baik agar menghasilkan panen berkualitas serta berlimpah. Jenis tanaman ini pasti tidak asing di telinga kita, banyak masyrakat yang rutin meminum kopi untuk mengawali hari mereka.

Semakin berkembangnya jaman kopi tidak hanya dijadikan untuk bahan minuman, kopi sering juga dijadikan untuk perasa permen, roti dan bahkan jus. Pada dasarnya kopi dibedakan menjadi dua, kopi robusta dan arabica.

Syarat Tumbuh Menanam Kopi

Sebelum masuk ke tahapan-tahapan menanam kopi alangkah baiknya anda mengetahui syarat tumbuh menanam kopi berikut.

  • Kopi arabika dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan suhu 16-22º C sedangkan robusta sekitar 20-28º C.
  • Tempat yang cocok untuk menanam kopi yaitu dengan curah hujan 1000-1500 mm/th untuk kopi arabika sedangkan robusta maksimal 2000 mm/th
  • Kopi arabika dapat tumbuh dengan maksimal pada ketinggian 800-1500 MDPL dan 400-800 MDPL untuk kopi robusta
  • Daerah dengan tanah subur serta kandungann keasaman atau ph tanah sekitar 5.5-6.5

Cara Menanam Kopi Arabika Dari Biji

Membudidayakan kopi arabika dari biji agar dapat tumbuh dengan baik tentunya dengan pemilihan bibit berkualitas, penyemaian yang tepat, dan perawatan baik. Meskipun pertumbuhan lebih lambat jika anda menanam kopi dari biji namun memiliki akar yang lebih kuat dibandingkan dengan sistem stek maupun cangkok. Berikut ulasan selengkapnya :

1. Pemilihan Bibit Berkualitas dan Penyemaian

Pemilihan bibit berkulaitas tentunya sangat penting untuk anda lakukan. Dengan pemilihan bibit unggul tentunya dapat merangsang pertumbuhan menjadi lebih baik.

Anda bisa membelinya ditoko pertanian terdekat rumah anda untuk mendapatkannya. Setelah anda mendapatkan bibit unggul langkah selanjutnya yaitu penyemaian bibit. Penyemaian bisa menggunakan polybag dengan ukuran kecil sampai sedang dengan di isi tanah bercampur pupuk kandang halus dengan perbandinga 1:1.

Baca juga :

Masukan biji kopi unggul kedalam media semai dengan kedalaman 5-7 cm, kemudian tutup dengan tipis menggunakan tanah. Siram menggunakan air untuk menjaga kelembaban media semai.

2. Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan dilakukan dengan membersihkan rumput gulma, kemudian buat lubang sedalam 30 cm, dan ukuran 30×30 cm dengan jarak antar lubang kurang lebih minimal 2 m. Siram dengan menggunan air bercampur cairan fungisida dan bakterisida pada lubang sebelum digunakan.

3. Pemberian Pupuk Dasar

Setelah pembuatan lubang selesai anda lakukan, langkah selanjutnya yaitu dengan memberikan pupuk dasar, yaitu dengan menutup lubang kembali menggunakan pupuk kompos bercampur pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Diamkan selama 2 minggu agar nutri terserap sempurna kedalam tanah.

4. Penanaman Bibit Kopi Arabika

Setelah bibit tumbuh dengan tinggi 30 cm dan memiliki 2 tangkai daun pindahkan bibit kemedia tanam utama. Sebelum melakukan pemindahan siram bibit menggunakan air bersih.

Buat lubang kembali pada media tanam utama sesuai dengan besarnya bibit. Tutup kembali dengan tanah sambil dipadatkan sampai pangkal pohon. Waktu terbaik untuk melakukan penanaman yaitu pada sore hari untuk menghindari terik matahari siang. Penanaman sendiri harus selesai dalam satu waktu dan siram kembali setelah selesai penanaman agar tanah tidak kering.

5. Perawatan Menanam Kopi

Agar tanaman kopi arabika dapat tumbuh dengan baik dan dapat berbuah dengan lebat tentunya membutuhkan perawatan yang intens, berikut ulasan mengenai cara perawatan menanam kopi :

  • Penyiraman

Berbeda dengan saat anda menanam timun yang perlu penyiraman setap hari.  Penyiraman saat menanam kopi dapat anda lakukan setiap seminggu sekali demi pertumbuhan yang lebih baik.

  • Penyiangan

Penyiangan dilakukan bertujuan untuk memaksimalkan pertumbuhan pohon kopi. Manfaat lain adalah agar nutrisi pada tanah terserap sempurna pada tanaman utama. Pangkas juga sedikit pohom peneduh agar tanah tidak terlalu basah.

  • Pemupukan susulan

Pemupukan susulan berguna untuk mempercepat perkembangan serta perumbuhan kopi. Pemberian pupuk bisa menggunakan NPK dengan cara melarutkan 2 gelas setiap 35 liter air. Kocorkan disekitar tanaman secara rutin setiap 2 minggu sekali.

  • Pemupukan Dasar Susulan

Jenis pemupukan ini dilakukan setiap satu tahun sekali. Akan tetapi agar pembuahan maksimal pemberian pupuk dasar susulan dapat anda lakukan setiap 6 bulan sekali. Gali sekitar batang kopi dengan kedalaman 30 cm dengan jarak 100 cm dari pohon. Masukan pupuk kandang dan kopos yang sudah diaduk merata. tutup kembali dengan tanah dan siram setelah proses tersebut selesai anda lakukan.

6. Pemanenan Kopi

Pemanenan kopi dapat anda lakukan setelah usia tanam 2.5 – 3 thn setelah tanam. Panen kopi sendiri tidak dapat anda lakukan sekali panen karena kopi tidak matang secara serentak. Petik kopi yang sudah matang dengan ciri-ciri berwarna merah. Dalam proses ini biasanya memerlukan waktu satu bulan. Setelah proses panen selesai anda bisa langsung menjual langsung atau menjual dengan beberapa proses terlebih dahulu. Biasanya kopi yang sudah dibuang kulit serta telah kering dijemur memiliki harga relatif tinggi dibandingkan dengan kopi basah. Anda juga bisa menjual kopi matang dengan pengolahan sederhana.

7. Tips Sukses Budidaya Kopi

  • Untuk Membuat bunga menjadi lebih lebat anda bisa menyemprotkan ZPT auksin untuk perangsang tumbuh lebih banyak.
  • Semprotkan ZPT Gibrelic Acid (GA) saat buah kopi masih kecil agar buah dapat tumbuh lebih besar dan memiliki berat lebih.
  • Untuk memperkuat batang serta bunga tidak mudah rontok anda bisa menambahkan pupuk kalsium saat pemberian pupuk dasar serta pupuk susulan.

Manfaat Tak Terduga Kopi Buat Kesehatan

Setelah kita mengetahui bagaimana cara menanam kopi dengan benar. Berikut Manfaat mengejutkan jika anda mengkonsumsi kopi buat tubuh :

  • Dapat Menghilangkan Depresi

Bagi sebagian orang meminum kopi dapat bermanfaat menghilangkan depresi. Meminum kopi dapat membuat suasana pikiran dan suasana menjadi lebih santai. Dengan pikiran yang santai juga dapat mengurangi sakit kepala, akan tetapi dalam mengkonsumsi kopi dianjurkan tidak terlalu berlebih.

  • Membantu Membakar Lemak

Kandungan kafein pada kopi dapat membantu meningkatkan 10% proses pembakaran lemak dalam tubuh. Pembakaran lemak yang dibuang kedalam darah dan dijadikan energi juga menjadi salah satu manfaat dari kafein itu sendiri sehingga dapat meningkatkan energi kita.

  • Dapat Menunda Kantuk

Kandungan kafein pada kopi dapat menunda kantuk anda, cara ini mungkin sangat cocok buat anda yang sedang lembur mengerjakan tugas kuliah atau kantor anda.

  • Sumber Antioksidan

Dengan menghirup aroma kopi dapat menjadi antioksidan dalam tubuh sebagai penangkal berbagai penyakit.

  • Dapat Meningkatkan Kinerja Otak

Kafein pada kopi dapat meningkatkan daya ingat otak hal ini juga dibenarkan oleh salah satu penelitian di Universitas Harvard. Mengkonsumsi kopi juga dapat menjaga terjadinya pikun dini.

  • Dapat Memperpanjang Umur

Dari hasil penelitian, orang yang mengkonsumsi kopi sebanyak 2-4 cangkir dalam sehari memiliki umur lebih panjang dibandingkan dengan meraka yang anti kopi.

Itulah ulasan dari kami mengenai bagaimana cara menanam kopi dengan benar. Semoga artikel ini bermanfaat serta memberikan informasi dan wawasan buat anda. Dan semoga tuhan memperlancar urusan anda dan keluarga.

Salam hangat untuk anda dan keluarga anda.

 

 

 

 

Leave a Comment