6 Cara Sukses Menanam Kubis Dengan Benar

Menanam kubis. Kesempatan ini ilmutanah.com akan mengulas tentang budidaya kubis dengan benar. Kubis atau sering disebut dengan kol memiliki rasa yang khas. Sayur jenis ini dapat dimasak ataupun direbus untuk campuran pecel ataupun lalapan.

Membudidayakan kubis sebenarnya juga mudah asalkan anda melewati tahapan-tahapan dengan benar dibawah ini. Dengan banyaknya khasiat sayur ini juga salah satu penyebab kebutuhan kol meningkat. Untuk itu simak ulasan di bawah apabila and ingin mencoba menanam kubis sebagai nilai bisnis.

Menanam Kubis di Lahan

Seperti yang sudah kami singgung diatas, pembahasan kita kali ini akan sangat cocok untuk anda berniat menanam kubis sebagai bisnis anda. Tanpa menunggu lama berikut panduan lengkap budidaya kubis di lahan.

1. Persiapan Media Tanam

Panduan pertama menanam kubis di lahan tidak lain pengolahan lahan dengan baik. Manfaatnya tidak lain guna mendukung pertumbuhan serta meningkatkan hasil panen dan keuntungan nantinya. Berikut panduan pengolahan lahan dengan tepat dan benar.

  • Tanaman kubis dapat tumbuh dengan baik pada media tanam gembur, oleh sebab itu gemburkan lahan sedalam 20-40 cm baik menggunakan cangkul maupun dibajak.
  • Setelah lahan gembur buat bedengan dengan tinggi 20-30 cm dan lebar 80-100 cm
  • Untuk menghindari genangan saat musim hujan tiba buatlah jarak bedengan minimal sekitar 30 cm.
  • Tambahkan juga dolomit apabila kandungan ph tanah dibawah 5,5.

2. Pemupukan Dasar

Selain penggemburan lahan, guna mendukung pertumbuhan lebih maksimal perlu juga memberikan pupuk dasar. berikut cara pemberian pupuk dasar.

  • Berikan pupuk dasar berupa ZA, KCL dan Tsp
  • Ketiga pupuk diatas sebaiknya menggunakan perbandingan 1:2:2
  • Taburkan pupuk diatas bedengan hingga merata, setelah itu diamkan lahan 2-3 minggu untuk memberi waktu pupuk dasar meresap sempurna kedalam tanah.

Apabila kamu memiliki modal lebih, bisa juga menambahkan mulsa plastik diatas bedengan, tujuannya adalah untuk mempermudah proses perawatan serta menjaga kelembaban tanah. Manfaat lainnya adalah menekan pertumbuhan rumput gulma.

3. Persiapan Tanam

Sebelum melakukan proses penanaman, buatlah lubang tanam sekitar 8-10 cm dan jarak antar lubang tergantung pada cuaca. Pada saat musim hujan sebaiknya tanaman tidak terlalu rapat supaya tanah tidak terlalu lembab. Pada saat musim kemarau anda bisa mengatur jarak tanam lebih rapat.

3. Pembenihan Kubis

Belilah benih di toko pertanian terdekat rumah anda, pastikan toko memiliki review baik dimata masyarakat. Pastikan juga memilih jenis unggul, kemasan tidak rusak dan terdapat stempel dari dinas pertanian atau instansi negara yang masih berkaitan.

Setelah medapatkan benih berkualitas berikut cara penyemaian yang benar.

  • Rendam menggunakan air bercampur fungisida selama 15-30 cm. Apabila ditempat anda sulit mendapatkan campuran tersebut bisa menggunakan air hangat.
  • Setelah proses seterilisasi selesai rendam kembali menggunakan air dingin selama 10-20 jam.
  • Dalam proses perendaman silahkan anda lihat, apabila kamu mendapati benih mengapuh segeralah buang karena benih tersebut tidak layak tanam.

4. Penyemaian Benih

Langkah ke empat menanam kubis yaitu dengan melakukan penyemaian sama seperti saat anda menanam cabe merah keriting. Sebelum dimulai proses ini, seminggu sebelumnya anda menyiapkan media semai, bisa menggunakan polybag atau media lain. Isi media tersebut dengan tanah bercampur pupuk kandang maupun kompos dengan perbandingan 2:1.

Campur hingga merata kedua bahan pokok diatas, kemudian masukan kedalam polybag yang sudah anda siapkan. Percikan air setelah itu diamkan selama 1 minggu.

Setelah media semai siap, masukan benih yang sudah anda rendam kedalam media semai, masukan 1-2 biji kubis sedalam 3-5 cm. Tutup kembali secara tipis( menaburkan ) menggunakan tanah bercampur pupuk. Percikan air setelah penyemaian selesai anda lakukan. Untuk mendapatkan bibit lebih berkualitas, buatlah sungkup diatas media semai guna melindungi dari air hujan langsung dan paparan sinar matahari.

5. Proses Penanaman Benih

Seteh bibit memiliki 3-4 helai daun dan lahan sudah siap langkah selanjutnya yaitu proses penanaman, buang plastik polybag dengan hati-hati agar akar bibit tidak rusak, masukan bibit kedalam lubang tanam pada media tanam utama, kemudan tutup sambil dipadatkan.

Waku tebaik untuk melakukan proses penanaman yaitu pada sore hari untuk menghindari panas pada waktu siang. Setelah proses penanaman selesai anda lakukan, siram media tanam utama secukupnya untuk menjaga kelembaban tanah.

6. Perawatan Menanam Kubis

Perawatan yang baik tentunya dapat menunjang pertumbuhan lebih maksimal, baik penyiraman dan pemupukan. Untuk mengetahui langkah perawatan yang benar simak ulasan dibawah ini :

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore haris saat musim kemarau. Saat musim hujan tiba penyiraman tidak perlu anda lakukan, perhatikan drainase pada musim hujan berjalan dengan baik agar tidak terjadi genangan air.

  • Penyulaman

Lakukan penyulaman sesegera mungkin agar tanaman dapat tumbuh serempak. Ganti menggunakan bibi baru apabila anda mendapati tanaman kubis gagal tumbuh atau mati.

  • Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan lebih maksimal, gunakan pupuk urea dan Za perbandingan keduanya bisa dengan dosis 1:2. Pemupukan pertama anda lakukan setelah usia tanam 25 hari dan selanjutnya lakukanlah pemukan setiap 10-15 hari sekali.

  • Pengendalian Hama Dan Penyakit

Sama seperti saat anda menanam tomat, pengendalian dapat anda lakukan menggunakan cairan pestisida apabila serangan hama terlalu parah. Pangkas daun kubis apabila serangan hama tidak parah, tujuannya adalah supaya hama tidak menyebar kebagian lain.

7. Pemanenan Kubis

Proses yang anda nantikan dalam menanam kubis ini dapat kamu nikmati setelah usia tanam 80-90 hari. Potong buah kol menggunakan pisau dengan hati-hati agar tidak merusak buah. Cara kedua anda bisa mencabutnya langsung bersama dengan akarnya.

Menanam Kubis Dalam Pot

Selain menggunakan sekala besar, budidaya kubis dapat anda lakukan dirumah yaitu menggunakan media pot, berikut panduannya.

  • Siap pot berukuran sedang, di isi dengan tanah bercampur pupuk kandang.
  • Perbandingan keduanya yaitu 2:1
  • Masukan bibit siap tanam kedalam media pot
  • Setelah penanaman percikan air guna menjaga agar media tanam tidak terlalu kering

Untuk langkah pemilihan bibit dan penyemaian serta perawatan biasa anda baca kembali pada ulasan diatas.

Tips Sukses Menanam Kubis

Selain panduan diatas, berikut beberapa tips sukses dari kami sebelum anda menbudidayakan kubis.

  • Tanaman kubis dapat tumbuh dengan baik pada media tanam lemabab ( tidak terlalu kering dan basah )
  • Media tanam sebaiknya gembur dan subur
  • Media tanam terbaik untuk menanam kubis adalah tanah dengan kandungan keasaman atau ph tanah sekitar 5,5-6,5
  • Pertumbuhan terbaik tanaman kubis dapat anda rasakan pada daerah dengan ketinggian 400 MDPL keatas, daerah dengan cuaca sejuk.
  • Tempat terbuka dengan intensitas matahari penuh disetiap harinya, meski begitu budidaya kubis dapat anda lakukan pada media diantara pepohonan meski lebih tinggi peluang terserang hama dan penyakit.

Itulah ulasan dari kami mengenai panduan lengkap menanam kubis dengan benar baik dalam pot maupun sekala besar. Semoga ulasan ini memberikan manfaat dan informasi positif buat anda. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Salam Tani Indonesia

 

 

Tinggalkan komentar