Inilah 10 Cara menanam Labu Bagi Pemula dengan Benar

Menanam Labu kuning. Labu kuning adalah jenis buah yang tidak asing lagi di telinga kita. Bahkan buah ini menjadi icon di berbagai negara di dunia saat haloween. Budidaya labung kuning sangat baik pada suatu daereh beriklim tropis. menanam labu dapat anda lakukan baik menggunakan skala besar maupun kecil. Buah labu kuning juga sering disajikan dalam bentuk jus dan kolak. Bahkan dapat menjadikan buah ini menu tambahan diet sehat kita berkat kaya akan kandungan vitamin dan nutrisi.

Menanam labu sendiri terbilang cukup mudah, karena tidak memerlukan perawatan intens seperti saat budidaya tomat. untuk mengetahui lebih jelasnya dalam budidaya labu simak penjelasan di bawah ini :

Menanam Labu Kuning di Lahan

Pembahasan pertama kita adalah menanam labu dengan skala besar. Tentunya pembahasan ini akan sesuai buat anda memiliki niat budidaya labu sebagai bisnis. Berikut panduan lengkapnya :

1. Cara Mendapatkan Benih

Panduan pertama menanam labu kuning yaitu dengan mendapatkan benih berkualitas. Pada umumnya budidaya labu menggunakan cara generatif. Untuk medapat biji labu setidaknya ada dua cara. Pertama, dengan membeli bibit labu di toko pertanian terdekat rumah anda. Pastikan membeli bibit unggul untuk meningkatkan peluang tumbuh.

Cara kedua yaitu dengan membuat benih dari buah labu langsung. Berikut ciri-ciri buah labu kuning layak untuk dijadikan bibit :

  • Buah labu memiliki warna cerah serta berukuran besar
  • Buah labu yang matang dipohon dan memiliki tangkai buah kecil
  • Setelah menemukan dengan ciri di atas petik dan diamkan selama tujuh hari
  • Belah labu dan pisahkan serta bersihkan biji dari buah dan membersihkan lendir menggunakan arang sekam.
  • Rendam biji labu memakai air hangat selama 2 jam
  • Buang calon bibit mengapung, dan jemur sampai bersih biji yang tenggelam (berkualitas)

2. Persiapan Lahan Budidaya Labu Kuning

Meskipun menanam labu dapat dilakukan pada media pot akan tetapi pertumubuhan labu dapat maksimal dalam lahan luas. Karena sifat labu kuning menjalar, semakin luas media tanam utama semakin baik pertumbuhannya. Berikut cara persiapan lahan budidaya labu kuning dengan benar :

  • Pilih lokasi terbuka, tanpa naungan pohon besar supaya terkena sinar matahari langsung.
  • Bersihkan media tanam dari rumput pengganggu (gulma) dan batu-batuan.
  • Gemburkan lahan sedalam 10 cm, baik menggunakan cangkul maupun memakai mesin bajak.
  • Langkan selanjutnya yaitu dengan membuat bedengan dengan tinggi 30 cm dan lebar 100 cm. Jarak antar bedengan untuk memudahkan drainase 30-40 cm.
  • Buatlah lubang tanam berdiamter 10 cm, dalam metode tanam bisa menggunakan 2 jalur dengan jarak 40 cm. Tambahkan juga pupuk kandang disetiap lubang sebagai pupuk dasar.

3. Proses Penanaman Labu Kuning

Sebelum proses penanaman benih pastikan lubang tanam di diamkan terlbih dahulu selama 2 hari. Tujuannya adalah agar pupuk dapat terserap kedalam tanah. Setelah biji kering rendam kembali selama 2 jam pada air hangat. Balut dengan kain basah, setelah biji berkecambah, masukan benih kedalam lubang tanam.

Cara kedua yaitu, benih kering bisa langsung di tanam pada lubang yang sudah disiapkan sebelumnya. Apabila memiliki uang lebih, bisa menambahkan mulsa plastik di atas bedengan demi menjaga kelembaban tanah.

4. Cara Perawatan Labu Kuning

Meskipun budidaya labu kuning dapat tumbuh meski tanpa perawatan yang intens, akan tetapi untuk memaksimalkan hasil berikut cara perawatan yang baik :

  • Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan bertujuan untuk memaksimalkan pertumbuhan serta pembuahan. Proses ini sebaiknya dilakukan secara rutin setiap 3 bulan sekali menggunakan pupuk kandang.

  • Penyulaman

Penyulaman bermanfaat untuk memaksimalkan lahan dan hasil panen. Penyulaman sebaiknya dilakukan sesegera mungkin agar tnaman dapat tumbuh serempak. Ganti bibit yang mati atau gagal tumbuh maksimal berusia 7 hari.

  • Penyiangan

Pembersihan gulma atau rumput pengganggu tentunya dapat memaksimalkan pertumbuhan. Selain itu nutri dalam tanah dapat terserap sempurna kedalam tanaman labu kuning. Lakukan penyiangan secara rutin, mengingat pertumbuhan rumput gulma relatif cepat, terlebih saat musim hujan tiba.

5. Pembuatan Para-Para

Pembuatan para-para dilakukan sebelum sulur labu memanjang, buatlah ajir dengan tinggi menyesuaikan badan anda. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam proses perawatan dan pemanenan labu.

6. Pengendalian Hama Dan Penyakit

Penyakit yang sering muncul saat budidaya labu kuning yaitu busuk bunga dan daun. Busuk daun biasanya ditandai dengan berubahnya warna daun keunguan dan kemudian mati. Apabila kondisi tersebut dibiarkan dapat menyebabkan tumbuhan mati serta gagal panen.

Baca juga :

Pengendalian penyakit tersbut bisa dengan pemangkasan dan pencabutan tanaman labu kuning. Manfaatnya yaitu agar penyakit tidak menyebar ke tanaman lain. Pendam di dalam tanah dengan jarak yang jauh dari media tanam utama atau bisa dengan membakarnya.

Untuk mencegah penyakit busuk bunga dan daun salah satunya adalah, menggunakan bibit berkualitas. Pastikan bibit berasal dari labu sehat tidak terserang penyakit.

7. Proses Pemanenan Labu Kuning

Pemanenan dapat anda lakukan setelah usia tanam 80 hari. Ciri-ciri labu siap panen sebagai berkut :

  • Labu siap panen memiliki tektur kulit yang keras
  • Warna buah labu cerah
  • Keringnya tangkai buah dan batang tanaman disekitar sulur

8. Penyimpanan Labu Pasca Panen

Buah labu tersmasuk salah satu buah yang dapat bertahan cukup lama asalkan ditempatkan pada tempat kering dan tidak lembab serta dekat dengan cahaya matahari. Sebaiknya penyimpanan tidak di lakukan pada tempat lembab apalagi dalam lemari es karena dapat mempercepat proses pembusukan labu kuning.

Manfaat labu Kuning Bagi Kesehatan

Selain cara menanam labu kuning dengan benar, sebagai tamabahan informasi buat anda berikut manfaat labu bagi kesehatan.

  • Dapat mencegah penyakit hipertensi
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Mencegah penyakit kanker
  • Dapat memelihara kesehatan jantung

Cara Menanam Labu Siam Dengan Benar

Menanam labu siam dengan benar

Labu siam adalah salah satu jenis labu-labuan yang cukup populer. menanam labu siam sendiri hampir sama dengan budidaya labu kuning. Untuk itu kami hanya akan mengulas bagian-bagian penting saat budidaya labu siam. Berikut panduan lengkapnya :

1. Pemberian Pupuk Dasar

Setelah melakukan pengolahan lahan serta penggemburan tanah sama seperti pemabahasan pertama, untuk menambah nutrisi pada tanah saat budidaya labu siam sebaiknya diberikan pupuk dasar. Berikut cara pemberian pupuk dasar tambahan.

  • Buat alur sedalam 3-5 cm sepanjang bedengan.
  • Tambahkan pupuk kandang dan Taburkan pupuk  NPK 15-15-15 secara tipis di atasnya kemudian aduk hingga merata.

2. Penyemaian Benih

Setelah anda mendapatkan biji dengan cara sama seperti pembahasan pertama, langkah selanjutnya yaitu penyemaian benih. Berikut caranya :

  • Siapkan polybag berukuran kecil
  • Isi dengan tanah halus dan campurkan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1
  • Percikan air untuk menjaga kelembaban kemudian masukan biji labu siam sedalam 1 cm. Tutup kembali secara tipis.
  • Simpan Benih penyemaian di tempat terkena sinar matahari langsung
  • Siram media semai 1-2 hari sekali.

3. Penanaman Bibit Labu siam

Proses penanman dapat dilakukan setelah bibit memiliki 2-3 tangkai daun, basahi terlebih dahulu media tanam utama. Masukan bibit pada lubang tanam, sebelum itu buang plastik polybag terlebih dahulu. Tutup kembali dengan tanah sambil di padatkan.

4. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dapat dilakukan setelah usia tanam 10 hari, menggunakan NPK 15-15-15 dengan dosis 1 gelas pupuk/35 liter air. Kocorkan pupuk pada sitap tanaman labu siam.

5. Pemanenan Labi siam

Berbeda dengan labu kuning, labu siem dipanen sebelum matang. Pemanenan dapat anda lakukan setelah usia tanam 120 hari dan dapat dipanen setiap 2 hari sekali mengingat buah siam tidak tumbuh bersama. Untuk tehnik pemasangan para-para dan perawatan bisa anda baca pada pembahasan pertama.

Itulah ulasan dari kami mengenai cara menanam labu baik labu siam dan labu kuning dengan benar. Semoga memberikan informasi bermanfaat untuk anda.

Salam Tani Indonesia

 

 

Leave a Comment