6 Tips Menanam Lemon Agar Dapat Berbuah Lebat

Menanam jeruk lemon. Pada kesempatan kali ini ilmu tanah akan mengulas bagaimana cara membudidayakan jeruk lemon. Selain digunakan sebagai tambahan penyedap makanan, jenis buah ini juga sering dijadikan jus. Menanam lemon sendiri dapat anda lakukan dengan beberapa cara yaitu, bibit dari biji, cangkok, maupun stek batang.

Berkat kandungan vitamin dan manfaat jeruk lemon yang tinggi membuat kebutuhan serta harga selalu meningkat di setiap tahunnya. Harga jeruk lemon sendiri terbilang cukup tinggi dibanding dengan varietas lainnya.

Untuk menanam lemon sendiri tidak terlalu rumit apabila anda melalui tahapan-tahapan dengan benar. Baik dari pemilihan bibit, perawatan, pengolahan lahan dan pengendalian hama dan penyakit.

Kandungan Vitamin Pada Lemon

  • Mengandung Vitamin A, C, D, E, K dll
  • Serat
  • Gula
  • Protein
  • Karbohidrat

Tentunya kandungan vitamin di atas hanya beberapa dari kandungan total vitamin pada buah lemon, untuk mempersingkat waktu berikut langkah-langkah menanam buah lemon agar berbuah dengan lebat serta berkualitas.

Cara Menanam Lemon dari Biji

Langkah pertama yang akan kami bahas yaitu menanam lemon dari biji. Meskipun pertumbuhan lebih lama jika anda menggunakan metode ini, akan tetapi memiliki akar yang lebih kuat dibanding dengan cara lainya. Untuk mengetahuinya simak ulasan dibawah ini :

a. Pemilihan Bibit Berkualitas

Pemilihan bibit bisa anda lakukan dengan membelinya di toko pertanian. Atau dengan membeli buah lemon yang berkualitas, setelah itu keluarkan bijinya dan sortir biji pilih biji yang besar-besar.

b. Penyemaian

Penyemaian bisa anda lakukan dengan menggunakan polybag berukuran sedang, masukan tanah halus dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Kemudian masukan biji lemon yang sudah anda dapatkan, buat lubang menggunakan jari telunjuk kemudian tutup tipis kembali setelah biji dimasukan.

Baca juga :

Siram dua kali sehari pada waktu pagi dan sore untuk menjaga kelembaban tanah. Pindahkan bibit pada media tanam utama setelah bibit tumbuh dan memiliki kurang lebih 3-4 tangkai daun.

Cara Menanam Lemon dengan Stek Batang

Menanam lemon dengan stek batang tentunya memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan membudidayakan lemon dari biji. Akan tetapi tidak mempunyai akar sekuat dari biji.

a. Pemilihan Bibit Berkualitas

Sebelum anda melakukan stek batang tantunya memilih terlebih dahulu tanaman jeruk lemon yang akan dijadikan indukan. Berikut ciri-ciri indukan berkualitas

  • Memiliki batang kokoh dan kuat
  • Berbuah dengan lebat
  • Subur dan sehat, terbebas dari hama dan penyakit
  • Terdapat daun yang lebat serta subur berwarna hijau tidak ada tanda-tanda terserang penyakit. Seperti menguningnya beberapa daun.

b. Penyetekan Lemon

Setelah anda menemukan bibit indukan seperti kriteria diatas berikut langkah-langkah penyetekan lemon.

  • Pilih batang yang memiliki ruas daun 3 buah dan potong dengan panjang 20 cm, untuk mempercepat pertumbuhan akar bisa dengan memotong miring bagian bawah.
  • Buang daun dengan menggunakan pisau atau gunting
  • Sebelum ditanam bagian bawah batang dicelupkan terlebih dahulu dengan air bercampur zat penumbuh akar. Anda bisa menggunakan remasan bawang merah dicampur air kemudian oleskan pada bagian bawah sebagai zat alami penumbuh akar.
  • Tanam batang pada media semai baik polybag maupun pot yang sudah di isi dengan tanah bercampur pupuk kandang halus.
  • Siram media semai 2 kali sehari, pada umumnya batang akan tumbuh akar sekitar 20 hari

Cara Menanam Lemon Dengan Metode Cangkok

Kelebihan menanam melon dengan metode cangkong sama dengan metode stek yaitu lebih cepat tumbuh serta pembuahannya. Berikut cara pencakokan induk lemon yang berkualitas:

  • Pastikan batang berukuran sedang dan lurus, tidak terdapat penyakit.
  • Kupas kulit batang dengan pisau atau kater dengan panjang 5-10 cm
  • Siram dengan air kemudian lapisi dengan tanah bercampur pupuk
  • Tutup dengan sabut kelapa atau plastik, jika anda menggunakan plastik lubangi plastik agar tidak terjadi genangan. Ikat menggunakan tali rafia atau jenis tali lain di setiap ujungnya.
  • Siram 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore hari, apabila akar sudah menembus media cangkok potong dan pindahkan ke media tanam utama.

Setelah anda memilih metode mana yang akan anda pakai diatas, langkah selanjutnya yaitu pengolahan lahan.

2. Pengolahan lahan

Langkah ini tentunya cocok bagi anda yang berniat menanam lemon dalam jumlah besar, tentunya untuk ladang bisnis anda. Tanaman lemon dapat tumbuh dengan baik pada tekstur tanah yang gembur serta mengandung banyak humus (subur).

Gemburkan lahan dengan menggunakan cangkul atau bisa dengan dibajak kemudian bersihkan pula dari tanaman pengganggu (rumput gulma) buat parit supaya tidak terjadi genangan saat musim hujan.

Tambahkan pupuk dan campur sampai merata sebagai pupuk dasar. setelah itu buatlah lubang dengan kedalaman menyesuaikan besarnya bibit. Jika anda memilih dari biji tentunya ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan stek dan dari biji.

3. Persiapan Media Pot

Tidak hanya di lahan yang luas menanam lemon juga dapat anda lakukan dengan menggunakan media pot. Siapkan media pot dengan ukuran sedang-besar. Isi pot dengan tanah bercampur pupuk kandang halus dengan perbandingan 2:1. Siram media pot dengan air bersih untuk menjaga kelembaban tanah.

4. Penanaman Bibit

Langkah ke-4 setelah bibit dan media tanam utama sudah siap, Pindahkan bibit yang sudah memiliki 2-3 tangkai daun dengan mencabutnya. Dalam pencabutan diharapkan dengan hati-hati agar akar tidak rusak.

Pindahkan bibit apabila sudah tumbuh akar jika anda menggunakan metode stek. Tanam bibit sedalam kurang lebih 2-5 cm kemudian tutup dengan tanah sambil dipadatkan. Siram dengan air untuk menjaga agar tanah tidak kering. Perbedaan metode cangkok terletak pada besarnya lubang tanam. Karena bibit cangkok biasanya lebih besar dibanding dengan keduanya.

Proses penanaman pada media lahan dan dalam pot sama, dan siram menggunakan air untuk menjaga kelembaban tanah baik pada lahan yang luas maupun dalam pot. Waktu terbaik untuk menanam lemon yaitu pada waktu sore hari agar terhindar dari terik matahari siang.

5. Perawatan Menanam Lemon

Perawatan yang baik tentunya dapat menunjang pertumbuhan serta pembuahan menjadi maksimal.Baik dari pemupukan pemangkasan dan pengendalian hama serta penyakit. Berikut cara perawatan saat membudidayakan lemon :

  • Pemupukan Lemon

Periode pemupukan saat menanam melon dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada saat usia 1 dan 6 bulan kemudian selanjutnya yaitu saat memasuki 1 tahun setelah tanam. Berikan 10-15 gram/ batang tanaman usia 1 bulan, dan 15-20 gram /batang pada usia 6 bulan. masing-masing pupuk menggunakan pupuk NPK.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama saat membudidayakan lemon baik di lahan maupun dalam pot bisa dengan menyemprotkan insektisida sesuai dosis yang tertera pada label.

  • Pemangkasan

Pemangkasan bertujuan supaya pertumbuhan tunas utama menjadi lebih optimal, pangkaslah tunas yang tidak produktif. Manfaat lain dari pemotongan tunas yaitu untuk mengurangi proses penguapan.

6. Pemanenan Lemon

Pemanenan lemon dapat anda lakukan 3-4 tahun apabila anda menggunakan bibit stek dan cangkok sedangkan 5-6 tahun apabila dengan metode generatif (dari biji). Petik buah lemon dengan manual menggunakan tangan maupun dipotong memakai gunting. Sortir buah lemon menurut ukuran buah kemudian dikemas yang rapi untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Itulah ulasan dari saya mengenai bagaimana cara menanam lemon agar cepat berbuah. Semoga pada ulasan hari ini memberikan manfaat dan ilmu pengetahuan buat anda.

Salam hangat buat anda dan keluarga anda.

 

 

 

 

 

Tinggalkan komentar