8 Cara Mudah Menanam Markisa dengan Mudah dan Benar

Menanam markisa. Kesempatan ini kami akan mengulas tentang cara lengkap membudidayakan markisa. Mulai dari pembibitan, pengolahan lahan, penanaman, perawatan dan pemanenan. Buah markisa berasal dari daratan Amerika serikat dan sangat cocok tumbuh pada daerah beriklim subtropis. Ketika Masih muda buah markisa sangat rentan pecah, meskipun terdapat kulit yang keras.

Di Negara kita ini setidaknya terdapat dua jenis markisa, yaitu markisa ungu dan kuning. Markisa ungu (passiflora edulis) umumnya tumbuh di dataran tinggi, sedangkan markisa kuning (Passiflora Falvicarva) tumbuh pada dataran sedang. Sebelum kita memasuki pokok pembahasan menanam markisa dengan benar. Berkut syarat tumbuh membudidayakan markisa :

Syarat Tumbuh Menanam Markisa

Mengetahui syarat budidaya markisa tentunya dapat meningkatkan presentase keberhasilan. Berkut penjelasannya :

  • Karena tanaman markisa berasal dari daerah beriklim subtropis, daerah terbaik untuk menanam markisa yaitu tempat pada ketinggian 800-1500 MDPL.
  • Curah hujan 1200 mm/thn adalah daerah terbaik bagi pembudidaya markisa.
  • Tempat  tersebut mempunyai kelembaban sekitar 80-90%, suhu 20-30º C dan tidak banyak angin.

Cara Menanam Markisa di Lahan

Membudidayakan markisa di lahan tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri buat anda. Salah satunya yaitu  menjual hasil panen nantinya. Berikut penjelasan menanam markisa di lahan :

1. Pemilihan Bibit Markisa

Mendapatkan benih markisa berkualitas terdapat dua cara. Pertama membeli langsung di toko pertanian. Kedua membeli markisa berkualitas dan membuat bibit sendiri. Apabila ingin menggunakan cara kedua berikut ulasannya :

  • Setelah anda mendapatkan buah markisa berkualitas, keluarkan biji menggunakan pisau.
  • Keluarkan biji markisa tersebut
  • Keringkan biji di bawah terik matahari
  • Pastikan benih dibersihkan terlebih dahulu sebelum melakukan penjemuran
  • Simpan bibit di tempat teduh

2. Persiapan Alat dan Bahan dan Pembibitan

Setelah langkah pertama sudah siap, tahapan selanjutnya yaitu menyiapkan alat dan bahan :

  • Media tanam tanah, pupuk kandang, arang sekam
  • Pot berukuran kecil atau bisa menggunakan polybag

Masukan media tanam kedalam polybag perbandingan 1:1:1. Masukan biji, maskimal 2 biji kedalam media semai, taburkan tanah secara tipis untuk menutupnya. Simpan media semai di tempat teduk dan lakukan perawatan seperti, menyiram satu kali pada saat sore hari. Bibit siap untuk dipindahkan setelah bibit memiliki 8 helai daun.

3. Pengolahan Lahan Yang Tepat

Pengolahan lahan sebaiknya digemburkan terlebih dahulu serta bersihkan tanah dari tanaman pengganggu. Setelah itu buatlah lubang sedalam 30 cm. Siapkan media rambat menggunakan belahan bambu. Masukan arang sekam dan pupuk kandang 2/3 dari lubang seabagai pupuk dasar.

4. Pemindan Bibit Markisa

Proses pemindahan bibit dapat dilakukan setelah media semai tumbuh setidaknya 8 helai daun. Berikut tahapan pemindahan bibit :

  • Buang plastik polybag apabila menggunakan media semai polybag, cabut secara hati-hati apabila menggunakan media pot.
  • Masukan bibit kemudian tutup menggunakan campuran tanah dan pupuk kandang sambil dipadatkan.
  • Pasang media rambat, kemudian ikat dengan tali rafia. Proses pengikatan bibit diharapkan tidak terlalu kencang supaya tidak mengganggu pertumbuhan tanaman markisa
  • Lakukan penyiraman setelah proses pemindahan bibit

5. Cara Perawatan Tanaman Markisa

Tahap ke lima menanam markisa adalah perawatan tepat demi menjaga kesuburan serta pembuahan maksimal.

  • Penyiraman dilakukan setiap hari
  • Pembersihan gulma secara rutin
  • Pemangkasan dilakukan apabila terdapat bagian tanaman terkena penyakit dan bagian tanaman keluar dari media rambat.
  • Lakukan pemupukan susulan setiap 3 bulan sekali. Pemupukan pertama dilakukan saat usia tanam 1 bulan.
  • Semprotkan insektisida secara berkala untuk mencegah serangan hama dan penyakit.

6. Pemanenan Markisa

Sebelum melakukan pemanenan, simak ulasan di bawah ini tentang tahapan pertumbuhan markisa untuk mempermudah pengontrolan.

  • Tanaman akan mulai tumbuh dan merambat saat usia tanam 2 minggu
  • Pertumbuhan bunga markisa umumnya terjadi di usia 4 bulan
  • Tanaman usia 5 bulan, tanaman markisa mulai berbuah
  • Buah markisa akan matang dan siap panen saat usia tanam 9 bulan

Ciri-ciri buah markisa siap panen sebagai berikut :

  • Berubah warna pada kulit markisa menjadi kuning. Perubahan warna sesuai jenis markisa yang di tanam
  • Berubahnya tekstur kulit menjadi lunak
  • Wangi harum markisa
  • Buah markisa matang akan empuk ketika di tekan.

Cara Menanam Markisa dengan Stek dalam Pot

Menanam markisa juga dapat dilakukan di halaman rumah menggunakan media tanam utama pot. Tentunya cara ini akan mempermudah dalam fase perawatan dan pengecekan. Berkut ulasannya :

  • Siapkan pot berukuran sedang. Pastikan terdapat lubang pada bagian bawah
  • Isi media tanam menggunakan tanah, pupuk kandang dan arang sekam 1:1:1
  • Pilih indukan berkualitas, tidak terserang penyakit dan berumur 1 tahun
  • Pilih batang berdiameter 1 cm kemudian potong sepanjang 15 cm
  • Tanam bibit sedalam 5 cm kemudian tutup dan padatkan dengan campuran tanah di atas.
  • Perawatan dan pemasangan media rambat bisa di baca pada ulasan pertama

Menanam Markisa dalam Pot Mengunakan Biji

Selain metode vegetati ( stek) di atas, menanam markisa juga dapat dilakukan menggunakan biji meskipun memakai media tanam utama pot. Berkut ulasannya :

  • Siapkan pot sesuai  selera anda bisa kecil hingga sedang
  • Masukan pupuk kandang, arang sekam dan tanah perbandingan ketiganya 1:1:1
  • Tanam Biji  sedalam 5 cm kemudian taburkan tanah secara tipis sebagai penutup
  • Setelah bibit mulai tumbuh, kita bisa memasang ajir sebagai media rambat.

Baca juga :

Demi mempersingkat waktu, kami tidak akan mengulas ulang bagaimana cara pemilihan bibit, penyemaian dan perawatan. Itulah ulasan dari saya mengenai bagaimana tahapan menanam markisa dengan benar. Semoga memberikan informasi bermanfaat buat anda.

Salam Tani Indonesia

Leave a Comment