6+ Cara Mudah Menanam Melon Dengan Praktis

Menanam melon. Kali ini mbah tani akan memberikan informasi bagaimana cara menanam melon dengan praktis serta mudah. Sebelum kita masuk ke pokok pembahasan, buah melon aslinya bukan dari indonesia melainkan berasal dari daratan persia kemudian menyebar ke Amerika, Timur tengah, Eropa serta Asia hingga sampailah ke Indonesia. Disamping bisa menghilangkan dahaga buah melon juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dengan kandungan vitamin yang ada di dalamnya.

Syarat tumbuh tanaman melon

Melon juga tumbuh dengan merambat akan tetapi tanaman melon tidak dapat merambat sendiri, harus dibantu manusia dengan membuatkan ajir sebagai penopang tanaman melon. Sama halnya dengan tanaman timun dan lainya yang masih kerabat dengan melon.

Tempat yang pas buat menanam melon sendri yaitu daerang dengan ketinggian 250-700 MDPL. Apabila menanam buah melon dengan ketinggian yang kurang akan memiliki buah yang cenderung lebih kecil. Untuk tingkat kelembaban udara daerah anda sekitar 50-70%. Serta memiliki suhu kurang lebih 25-30ºC dengan curah hujan 1500-2500 mm/th.

Sebelum anda menanam melon tentukan jenis melon mana yang akan anda tanam, Untuk mempermudahnya simak penjelasan dibawah ini tentang macam-macam melon.

  • Reticalatus

Jenis melon ini termasuk melon yang paling banyak kita temui. Melon ini memiliki bentuk bulat dengan kulit berwarna hijau serta memiliki tektur kulit berjala seperti jaring dan daging buah berwarna hijau muda hingga orange.

  • Inodorus

Jenis melon ini memiliki kulit yang tidak berjala, serta bentuk yang bulat hingga lonjong. Memiliki warna kulit buah kunig hingga kuning pucat. Warna daging buah yang hijau, orange dan putih serta daging buah yang tidak beraroma.

  • Catalupensis

Jenis melon ini kulit bergelombang seperti labu, daging buah berwarna kuning atau orange serta memiliki aroma yang kuat.

Cara Menanam Melon dengan mudah

6+ Cara Mudah Menanam Melon Dengan Praktis

Berikut langkah-langkah menanam melon dengan mudah agar menghasikan buah yang berkualitas. Dalam menanam melon yang baik tentunya dengan pemilihan bibit unggul, perawatan yang baik serta pemupukan yang tepat. Untuk lebih jelasnya simak ulasan dibawah ini

Pembibitan Tanaman Melon

Anda bisa membeli bibit melon yang unggul di toko pertanian. Cek bungkus bibit da pastikan bibit belum memasuki masa expired serta masih tertutup rapat. Untuk anda yang membudidayakan melon dengan luas 1 hektare kurang lebih anda memerlukan bibit 500-700 gram bibit melon atau dengan 16000-20000 pohon melon.

Sebelum benih di semai, bibit harus dikecambahkan terlebih dahulu yaitu dengan cara merendam dengan air selama 6-8 jam. Anda bisa menambahkan cairan fungisida untuk menhilangkan kandungan jamur yang terdapat pada benih.

Setelah seleseai perendaman kemudian benih ditiriskan sampai kering, selanjutnya taburkan benih di atas kain basah tutup  dengan kain selama 1-2 hari. Jaga kelembaban kain, apabila kain mengering anda bisa memercikan dengan air kain tersebut.

Baca juga :

Buatlah media semai dengan menggunakan polybag berukuran kecil. Isi dengan tanah bercampur dengan pupuk kandang atau kompos perbandingan keduanya yaitu 2:1 tanam biji yang sudah berkecambah dengan kedalam 1-2 cm.

Tempat persemaian akan lebih baik ditutup dengan menggunakan plastik bertujuan supaya tidak terkena matahari langsung serta tidak terkena air hujan. Jaga kelembaban media tanam agar pertumbuhan bibit dapat optimal. Anda bisa menyirami penyemaian secara rutin asalkan selalu mengontrol kelembaban media tanam.

Penyemaian umumnya berlangsung antara 10-14 hari atau setidaknya sampai bibit memiliki 3-4 daun. Dan tanaman siap dipindahkan ke media tanam utama.

Pengolahan Lahan Budidaya Melon

6+ Cara Mudah Menanam Melon Dengan Praktis

Sama halnya dengan menanam kacang panjang, lahan digemburkan terlebih dahulu menggunakan cangkul atau bisa juga dibajak agar mempercepat proses penggemburan. kemudian buatlah bedengan dengan tinggi 30-50 cm dengan lebar 60-100 cm campurkan pupuk kandang atau pupuk kompos sebagai pupuk dasar bersamaan dengan pembuatan bedengan. Hal itu bertujuan supaya tanah dengan pupuk tercampur secara merata.

Anda juga bisa tambahkan pupuk ZA, KCL, SP-36 dengan dosis 375 kg, 375 kg dan 250 kg setiap hektarnya. Aduk pupuk tersebut diatas bedengan sampai merata. Tambahkan domolit sebanyak 2 ton /ha apabila kandungan ph lahan kurang dari 5. Setelah persiapan lahan beres diamkan selama 2 hari sebelum bibit dipindahkan.

Jika memiliki modal lebih anda bisa menambahkan mulsa plastik diatas bedengan sebagai penutup bedengan. Setelah bedengan tertutup buatlah lubang tanam sedalam 5-10 cm dengan jarak antar lubang 30-40 cm.  setiap bedengan bisa dibuat 2 baris dengan jarang 40-50 cm.

Proses penanaman bibit melon

Pindahkan bibit dari media semai ke media tanam utama, cabut bibit hati-hati agar akar tidak rusak serta terputus. Setiap satu lubah untuk 1 bibit melon kemudian tutup kembali dengan tanah bercampur pupuk. Setelah proses penanaman selesai siram dengan air untuk menjaga kelembaban tanah.

Waktu yang baik untuk menanam melon adalah pada sore hari agar tanaman tidak terkena terik sinar matahari pada waktu siang yang dapat menyebabkan bibit mudah layu.

Pemasangan ajir

Pemasangan ajir dalam menanam melon bertujuan untuk menopang tanaman supaya dapat tumbuh dengan baik serta memiliki buah yang berkualitas. Pembuatan ajir sebaiknya setelah usia tanam 3 hari agar dalam pemancapan ajir tidak mengenai akar tanaman melon. Buatlah ajir menggunakan bambu atau kayu dengan tinggi kurang lebih 1,5 m.

Pemasangan ajir miring kedalam bedengan agar bisa berbentuk silang di baris tanaman yang satunya. setelah ajir menyilang tambahkan ajir diatasnya secara horisontal. ikat dengan rafia dalam pengikatan diharapkan tidak terlalu kencang agar tidak mengganggu pertumbuhan melon.

Penyiraman Budidaya Melon

Penyiraman budidaya melon dilakukan setiap sore hari sampai usia tanaman 1 minggu setelah itu anda bisa menyiran tanaman melon setiap dua hari sekali.

Pada musim hujan pengairan media tanam harus berjalan dengan baik supaya tidak terjadi genangan air pada bedengan. Karena genangan air dapat menimbulkan pembusukan tanaman melon.

Pemberian Pupuk Susulan 

Manfaat pemupukan susulan yaitu untuk merangsang pertumbuhan serta pembuahan tanaman melon. Pemberian pupuk setiap umur 20 hari setelah tanam, 40 HTS serta 60 HTS. dengan dosis pupuk urea 300 kg/ha, KCL 200kg/ha dan 200 kg /ha TSP.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit dalam budidaya melon dengan cara menyemprotkan pestisida sesuai dengan dosis dan anjuran. Karena hama yang sering menyerang tanaman melon yaitu kutu daun, ulat daun, lalat buah serta tungau.

Untuk mencegahnya bisa anda lakukan dengan cara pemupukan tanaman secara tepat, dan selalu menjaga sanitasi kebun.

Pemanenan Budidaya Melon

Umumnya panen melon dapat anda nikmati setelah 120 hari setelah tanam. ciri-ciri buah melon yang siap panen yaitu ukuran yang sudah maksimal serta memiliki serat kulit yang jelas dan kulit buah yang berubah warna agak kekuning-kuningan.Dalam proses pemanenan tingkat kematang melon yaitu 90% atau sebelum buah matang sepenuhnya.

Itulah beberapa ulasan singkat dari saya semoga bermanfaat serta menambah pengetahuan buat anda tentang bagaimana cara menanam melon.

Salam sejahtera untuk anda dan keluarga anda.

 

 

 

 

 

Tinggalkan komentar