13 Langkah Bagi Pemula Cara Menanam Paprika Dengan Benar

Menanam paprika. Pada pertemuan kali ini ilmu tanah akan mengulas tentang tips bagi pemula cara membudidayakan paprika dengan benar. Buah paprika sendiri memiliki warna yang unik pada kulitnya seperti, kuning, hijau, merah. Bahkan ada yang berwana ungu dengan rasa manis agak pedas.

Buah paprika awalnya berawasal dari amerika serikat, namun seiring berjalanya waktu buah ini tersebar ke berbagai negara. Terutama negara beriklim tropis dan sub tropi, selain digunakan sebagai salad makanan, kebutuhan buah paprika selalu meningkat berkat banyaknya kandungan gizi di dalamnya.

Kandungan Gizi Buah Paprika

  • Serat
  • Salah satu sumber antioksidan
  • Karoten
  • Vitamin C

Dengan banyaknya kandungan vitamin pada paprika berikut manfaat paprika untuk kesehatan :

  • Mencegah rambut rontok
  • Menjaga warna rambut
  • Baik untuk kesehatan mata
  • Dapat memperlancar pencernaan

Tahapan Menanam Paprika di Lahan

Tahap pertama ini tentunya sangat cocok untuk anda dengan niat membudidayakan paprika sebagai bisnis. Sebenarnya menanam paprika terbilang sukup mudah asalkan anda melalui tahapan dengan tepat. Baik dari segi pemilihan jenis paprika, bibit berkualitas, Lahan yang tepat serta baik dalam perawatan. Untuk mengetahui secara lengkap cara menanam paprika sebagai berikut :

1. Pilih Jenis Paprika dengan Tepat

Untuk memberikan keuntungan lebih besar dalam membudidaykan paprika tentunya dengan memilih jenis paprika sesuai kebutuhan. Berikut varietas paprika :

  • Jalapeno, paprika jenis ini dari ukurannya paling kecil dibandingkan dengan paprika jenis lain akan tetapi lebih besar daripada cabe dan memiliki tingkat kepedasan tinggi.
  • Paprika anaheim, Varietas tersebut dari bentuk fisiknya lebih besar dibandingkan jenis jalapeno dengan kepedasan sedang.
  • Jenis lonceng, Paprika ini dapat berbuah dengan besar kurang lebih sekepal tangan kita, akan tetapi jenis paprika ini memiliki tingkat kepedasan paling rendah.

Dengan mengetahui jenis paprika kita akan tahu dari varietas mana yang paling rame di pasaran. Semakin rame tentunya semakin menambah peluang usaha kita.

2. Pemilihan Bibit Berkualitas

Tahap kedua menanam paprika yaitu dengan memilih bibit berkualitas. Belilah bibit di toko pertanian terdekat, pastikan kemasan tidak rusak serta terdapat rekomendasi dari dinas pertanian pusat atau setempat.

3. Lahan yang Tepat

langkah kedua ini tidak kalah pentinya, pemilihan lahan dengan benar saat anda menanam paprika dapat meningkatkan tingkat prensetase keberhasilan. Berikut ciri-criri media yang cocok :

  • Tempat terbuka dan terkena sinar matahari, drainase berjalan dengan baik.
  • Tanah dengan kandungan keasaman atau ph tanah sekitar 6-7.
  • Tambahkan abu kayu apabila tingkat ph terlalu tinggi dan lumut gambut/ kapur jika ph tanah terlalu basa.

4. Persiapan Lahan

Pengolahan yang tepat tentunya dapat merangsang pertumbuhan paprika menjadi lebih baik. Sama seperti saat anda menanam cabe merah keriting, gemburkan lahan menggunakan garpu, cangkul atau dengan dibajak. Dalam proses penggemburan bersihkan pula tanah dari tanaman pengganggu. Setelah tanah gembur berikan pupuk kandang campur hingga merata sebagai pupuk dasar.

5. Penyemaian Bibit

Setelah anda memiliki bibit berkualitas, berikut cara penyemaian yang benar :

  • Sebelum disemai rendam bibit dengan air bersih serta hangat selama 24 jam.
  • Siapkan polybag atau media lain dengan di isi tanah,pupuk dan sekam dengan perbandingan 2:1:1.
  • Masukan bibit kemedia semai sedalam kurang lebih 5 cm menggunakan jari telunjuk.
  • Tutup Tipis dengan menggunakan campuran tanah di atas.
  • Percikan air untuk menjaga kelembaban tanah
  • Siram media semai setiap pagi dan sore hari

Bibit berkualitas apabila dilakukan perendaman akan tenggelam. Bibit yang mengapung adalah salah satu tanda tidak layak tanam.

6. Penanaman Paprika

Langkah kelima yaitu proses inti menanam paprika tentunya setelah semua langkah di atas telah anda lakukan dengan benar. Bibit siap dipindahkan apabila telah memiliki 2-3 tangkai daun. Dalam pemindahan sebaiknya dilakukan dengan cara hati-hati guna mengurangi resiko akar terputus atau rusak.

Untuk mempermudah pencabutan anda bisa menyiram terlebih dahulu media tanam siram terlebih dahulu menggunakan air bersih. Tanam pada media utama sesuai ukuran bibit, kemudian tutup kembali dengan tanah sambil dipadatkan.

Setelah penanaman selesai siram media tanam utama untuk menjaga kelembaban tanah. Anda bisa juga membuat parit dalam proses pengolahan lahan untuk mempermudah drainase. Pengairan yang baik tentunya mengurangi terjadinya genangan air pada musim hujan.

7. Perawatan Paprika

Perawatan yang tepat tentunya dapat merangsang pertumbuhan serta pembuahan menjadi lebih baik dan optimal. Berikut cara perawatan menanam paprika :

  • Penyiraman

Tanaman paprika adalah salah satu tumbuhan yang membutuhkan kadar air tinggi. Akan tetapi perhatikan pula agar tanah tidak terlalu basah. Siram 2-3 kali dalam sehari pada musim kemarau dan 1-2 kali pada musim hujan. Tambahkan cairan teh camomili atau hidrogen peroksida untuk mensterilkan tanah pada penyiraman pertama.

  • Penyiangan

Dalam dunia pertanian penyiangan atau sering disebut dengan pemebersihan rumput pengganggu harus selalu dilakukan. Baik saat anda menanam sawi, membudidayakan tomat dan masih banyak lainnya.

Begitu pula saat anda menanam paprika penyiangan bertujuan untuk memaksimalkan proses pertumbuhan. Manfaat lain dari pembasmian gulma yaitu agar nutrisi dalam tanah terserap sempurna. Pemberantasan rumput pengganggu juga dapat mengurangi resiko tanaman terserang hama dan penyakit.

  • Pemupukan Paprika

Pemupukan sebaiknya dilakukan seminggu sekali agar pertumbuhan lebih maksimal. Paprika sangat membutuhkan kandungan nitrogen tinggi, maka dari itu berilah pupuk seperti pupuk kompos. Siram setelah pemberian pupuk agar proses penyerapan berjalan lebih cepat.

8. Pemanenan Paprika

Tahap pemanenan paprika dapat anda lakukan setelah usia tanam memasuki 2 bulan. Pemanenan paprika sebaiknya tidak terlalu masak supaya memiliki rasa yang serempak. Sebisa mungkin hindari pemanenan menggunakan tangan untuk mengurangi resiko kerusakan pada tanaman. Anda bisa menggunkan gunting atau alat pemotong lain asalkan alat tersbut bersih dan steril.

Cara Menanam Paprika Dalam Pot

13 Langkah Bagi Pemula Cara Menanam Paprika Dengan Benar

Bagi anda yang tidak memiliki lahan luas untuk menanam paprika, tenang saja karena ilmu tanah akan mengulas juga bagaimana cara menanam parika dalam pot. Dengan menggunakan media pot tentunya tidak memakan banyak tempat.

Anda bisa menaruhnya dihalaman sebagai penyejuk rumah anda. Disamping itu saat berbuah bisa anda gunakan sebagai tambahan menu masak. Dan tentunya dapat mengurangi anggaran belanja harian anda.

Karena persiapan bibit dan cara perawatan sudah dijelaskan diatas kami tidak akan mengulang kembali. Berikut tahapan menanam bibit dalam pot

  1.  Siapkan pot berukuran sedang dan pastikan bagian bawah memiliki lubang.
  2. Isi dengan campuran tanah, sekam, pupuk kompos dengan perbandingan 2:1:1
  3. Masukan bibit yang sudah anda semai seperti cara diatas pada media pot
  4. Tutup kembali dengan tipis dan siram untuk menjaga agar tanah tidak kering.
  5. Simpan media tanam pot di tempat yang terkena sinar matahari.

Untuk mempercantik tampilan anda bisa menambahkan batu apung atau batu kecil berwarna putih diatas tanah. Dan itulah ulasan dari saya mengenai bagai mana cara menanam paprika, baik menggunkan media luas dan di dalam pot. Semoga memberikan informasi serta wawasan yang bermanfaat buat anda.

Salam hangat buat anda dan keluarga anda.

 

 

Leave a Comment