8 Panduan Lengkap Menanam pare Bagi Pemula

Menanam pare. Artikel kali ini mungkin akan cocok buat anda yang sedang mencari informasi tentang membudidayakan pare. Pare adalah jenis buah atau sayur yang memiliki rasa pahit, meskipun begitu pare sangat disukai oleh sebagian masyarakat.

Menanam pare sendiri sebenarnya tidaklah sulit apabila anda belajar dengan sungguh-sungguh dan niat dengan serius. Dengan banyaknya manfaat pare bagi kesehatan kebutuhan jenis buah ini selalu meningkat.

Syarat Tumbuh Menanam Pare

Sebelum anda memulai membudayakan pare berikut syarat tumbuh menanam pare yang baik.

  • Membudidayakan pare dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian 0-1400 MDPL
  • Tanah bertekstur gembur serta banyak mengandung humus (subur)
  • Media tanam dengan keasaman atau ph tanah sekitar 4-7

Cara Menanam Pare Hibrida

Agar menanam pare hibrida dapat menghasilkan panen berkualitas serta berlimpah tentunya melewati tahapan dengan benar. Baik dari pemilihan bibit, pengolahan lahan dan perawatan yang baik. Untuk mengetahui secara rinci dan lengkap, simak uraian berikut ini :

1. Pemilihan Bibit Berkualitas

Dengan benih unggul tentunya meningkatkan peluang bibit pare tumbuh dengan optimal. Berikut ciri-ciri pare yang baik untuk dijadikan benih :

  • Pare yang matang pada pohon
  • Tidak terdapat penyakit pada indukan
  • Berasal dari bibit yang berkualitas dan terbukti berbuah lebat

Setelah anda menemukan pare sesuai kriteria diatas belah buah pare kemudian ambil biji pare untuk dijadikan bibit. Setelah pengambilan selesai jemur biji pare sampai kering di bawah terik matahari.

Cara kedua yaitu dengan membeli ditoko pertanian. dan pastikan pula terdapat stempel dinas pertanian pada bungkus pare unggul.

2. Persiapan Benih

Setelah anda mendapatkan benih pare berkualitas unggul langkah selanjutnya yaitu proses perkecambahan. Potong pangkal benih menggunakan gunting atau dengan potongan kuku agar cepat berkecambah. Rendam benih pada air bercampur cairan fungisida sebanyak 0,5 gram/l selama 10 menit. Taburkan pada kain basah diamkan sampai 2-3 hari biasanya benih pare mulai berkecambah.

3. Pengolahan Lahan

Agar tanaman pare mudah tumbuh sebaiknya lahan digemburkan terlebih dahulu menggunakan garpu atau cangkul. Manfaat penggemburan sendiri agar terjadi pertukaran oksigen serta membunuh bakteri serta membersihkan rumput gulma.

Buatlah Bedengan dengan tinggi 3o cm dan lebar 150 cm, campurkan pupuk kandang dengan tanah sebagai pupuk dasar sampai merata. Buatlah lubang sedalam 7 cm.

Jika anda memiliki uang lebih,bisa menambahkan mulsa plastik diatas bedengan untuk memperlambat pertumbuhan gulma.

4. Penanaman Benih Pare

Proses menanam benih pare sendiri dapat anda lakukan dengan 3 cara yaitu :

  • Pertama, anda bisa memasukan benih pare berkualitas langsung ke lubang yang sudah anda buat, kemudian tutup dengan tipis menggunakan tanah.
  • Kedua, Benih pare direndam kemudian ditaburkan pada kain basah setelah tumbuh akar, pindahkan pada lubang tanam dengan akar berada dibawah.
  • Cara terakhir yaitu dengan mengecambahkan terlebih dahulu kemudian masukan terlebih dahulu pada media semai, bisa menggunakan polybag yang berisi campuran tanah dan pupuk kandang. Setelah bibit memiliki 2-3 tangkai daun pindahkan ke media tanam utama.

5. Cara Perawatan Menanam Pare

Dengan perawatan yang tepat tentunya dapat membuat pertumbuhan pare menjadi maksimal. Baik dari penyiraman, penyulaman, pemasangan ajir dan pemupukan. Berikut ulasan cara perawatan saat anda menanam pare di lahan.

  • Penyiraman

Penyiraman bisa anda lakukan dua kali sehari pada musim kemarau, pada saat musim hujan anda tidak perlu melakukan penyiraman. Pastikan pengairan ladang tanam berjalan dengan baik agar tidak terjadi genangan pada media tanam. Genangan air dapat mengakibatkan tanaman gagal tumbuh atau mati bisa karena terjadi pembusukan.

  • Penyulaman

Penyulaman bertujuan untuk memaksimalkan hasil panen dan juga lahan. Sebaiknya lakukan penggantian bibit yang mati sesegera mungkin agar tanaman pare tumbuh serempak.

  • Pembersihan Rumput Gulma

Penyiangan dilakukan setelah usia tanam satu minggu mengingat pertumbuhan rumput gulma yang bergitu cepat. Manfaat penyiangan yaitu untuk mengurangi resiko terserang penyakit pada tanaman. Tujuan lain penyiangan adalah agar nutrisi pada tanah terserap sempurna pada tanaman pare.

  • Pemasangan Ajir

Pemasangan ajir bertujuan untuk media rambat tanaman pare. Ajir bisa anda buat dari bilhan bambu, tancapkan ajir dengan posisi agak miring, anda bisa mengikatkan rafia sebagai penghubung ajir yang satu dengan yang lainya.

6. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan bermanfaat untuk memaksimalkan buah serta pertumbuhan, Berikut durasi pemberian pupuk susulan saat anda menanam pare.

  • Pada usia 10-15 hari tanam, berikan pupuk NPK 16-16-16 kurang lebih 40-50 kg/ha.
  • Setelah 8-10 hari pemupukan pertama, berikan pupuk sama kurang lebih sebanyak 50-100 kg /ha.

Dalam proses pemupukan anda bisa menggunakan teknik kocor dengan jarak 20 cm dari batang utama. Pemberian pupuk kocor pada setiap batang tanaman kurang lebih 5-10 gram/ batang saat usia 15 dan 55 hari setelah tanam.

7. Pengendalian Hama dan Penyakit

Dalam tahap ini saat anda menanam pare agar selalu teliti dan cek secara rutin. Apabila terdapat tanda-tanda tanaman terserang penyakit anda bisa melakukan pengendalian hama dan penyakit sedari dini.

Bacaa juga :

Pengendalian bisa dengan menyemprotkan cairan pestisida sesuai dosis yang tertera pada label. Sebelum melakukan penyemprotan pestisida jika serangan hama tidak terlalu parah anda cukup membunuh hama atau melakukan pemangkasan agar tidak menyerang ke tanaman lain.

8. Pemanenan pare

Saat yang ditunggu oleh pegiat budidaya pare tentunya masa panen. Pemanenan pare dapat anda lakukan setelah usia tanam sekitar 60 hari. Potong tangkai buah dengan menggunakan pisau atau gunting. Pastikan pula kebersihan alat pemotong yang anda gunakan demi menjaga kesehatan tanaman.

Manfaat Pare Bagi Kesehatan

8 Panduan Lengkap Menanam pare Bagi Pemula

Selain membahas tahapan-tahapan menanam pare dengan tepat, sebagai tambahan informasi berikut manfaat pare buat kesehatan.

1. Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah

Buah pare dapat meningkatkan metabolisme glukosa yang dapat membantu menurunkan gula darah. Dengan mengkonsumsi jus buah pare setiap pagi secara rutin, pastikan anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan hentikan apabila terdapat efek samping pada tubuh. Dengan rendahnya gula darah tentunya dapat mengurangi resiko diabetes.

2. Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol

Tingginya kolesterol dalam tubuh sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang dapat mengakibatkan serangan jantung dan stroke. Mengkonsumsi pare secara rutin dapat mengurangi resiko penyakit tersebut dan tentunya dengan cara alami.

3. Baik Untuk Ibu Hamil

Kandungan folat pada pare dapat membuat tabung bayi menjadi sehat terutama bagi bumil pada awal usia kandungan.

4. Sebagai Antioksidan

Mengonsumsi pare secara rutin baik dimakan langsung atau dibuat jus sangat baik untuk tubuh dengan kandungan mineral dan antioksidan pada buah pare. Manfaat lain buah pare pait berkat kandungan antioksidanya yaitu dapat menyembuhkan jerawat, noda hitam dan segala penyakit yang disebabkan oleh darah kotor.

5. Baik untuk Kesehatan Ginjal

Kandungan nutrisi pada buah pare dapat membantu menyembuhkan penyakit batu ginjal. Makan buah pare pait ini secara rutin.

Itulah ulasan dari saya mengenai bagaimana cara menanam pare yang baik dan benar serta beberapa manfaat buah pare bagi kesehatan. Mulailah merubah pola hidup anda demi hari tua anda. Semoga ulasan kali ini memberikan manfaat, informasi dan wawasan buat anda.

Salam sejahtera untuk anda dan keluarga anda.

 

 

Leave a Comment