8 Panduan Lengkap Menanam Rambutan agar Berbuah Lebat

Menanam Rambutan. Pada kesempatan kali ini ilmu tanah akan mengulas tetang tata cara membudidyakan rambutan. Buah rambutan bisa dikatakan dengan buah sejuta umat. Dimana buah ini terbilang sangat mudah untuk didapatkan, serta di lihat dari harganyapun sangat terjangkau. Buah yang memiliki rambut unik ini memiliki rasa yang manis.

Syarat Tumbuh Menanam Rambutan

Sebelum kita memasuki pokok pembahasan hal penting yang harus anda ketahui yaitu tentang syarat tumbuh menanam rambutan. Dengan mengetahui hal tersebut tentunya dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas buah rambutan itu sendiri. Berikut syarat tumbuh menanam rambutan :

  • Buah rambutan dapat tumbuh dengan optimal pada daerah dengan ketinggian 30-500 MDPL.
  • Tempat dengan curah hujan sekitar 1500-2500 mm/ tahun adalah tempat sempurna untuk membudidayakan jenis buah ini.
  • Tanah yang subur, mengandung sedikit pasir dan keasaman tahan sekitar 6,5-7.

Menanam Rambutan dengan Cara Mencangkok

Sebenarnya untuk menanam rambutan dapat anda lakukan dengan cara generatif atau menggunakan bibit dari biji. Akan tetapi metode itu akan membutuhkan waktu lebih lama dalam pertumbuhan. Keuntungan metode cangkok, tanaman  lebih cepat tumbuh serta bebuah. Berikut tahapan-tahapan membudidayakan rambutan menggunakan metode cangkok.

1. Pemilihan Bibit serta Peralatan

Langkah pertama yaitu mempersiapkan alat cangkok seperti, pisau atau cutter, plastik, campuran tanah dan pupuk dengan perbandingan 1:1. dan tali.  Setelah alat lengkap berikut ciri-ciri indukan yang baik untuk dicangkok :

  • Pastikan tanaman induk berkualitas, baik tanaman serta buah.
  • Panjang dahan sekitar 80 cm.
  • Indukan yang subur dan tidak terserang penyakit.

2. Proses Pencangkokan

Setelah alat dan indukan sudah siap berikut proses pencakokan dengan benar :

  • Kupas kulit dahan indukan yang sehat serta berdiameter sedang, kupas dengan panjang kurang lebih 20 cm
  • Siram dengan air anda bisa mencampur air siraman dengan menggunakan pupuk ZPT untuk merangsang pertumbuhan akar.
  • Setelah dahan kering tempelkan tanah bercampur pupuk yang sudah merata kemudian tutup menggunakan serabut kelapa maupun plastik. Pastikan pula penutup plastik memiliki lubang.
  • Ikat di setiap ujung media cangkok  dengan menggunakan tali, siram untuk menjaga kelembaban tanah apabila proses diatas selesai anda lakukan.
  • Langkah selajutnya yaitu perawatan dengan menyiram setiap dua kali sehari selama dua bulan, sampai akar mulai tumbuh.

3. Persiapan Lahan

Persiapan lahan dalam menanam rambutan sebaiknya dilakukan dua minggu sebelum proses pemindahan bibit. Bersihkan lahan tanam dari rumpu pengganggu kemudian buat lubang dengan ukuran 1.5 x 1.5 m. ukuran ini dapat disesuaikan besarnya bibit yang anda miliki. kedalaman lubang tersbut kurang lebih 80-150 cm. Anda bisa menambahkan pupuk kadang di setiap lubang selanjutnya siram dengan menggunakan air bersih.

4. Penanaman Bibit

Proses ini dapatkan jika bibit sudah siap dipindahkan dengan ciri-ciri akar sudah tumbuh. Potong bagian bawah dengan hati-hati agar akar tidak rusak. masukan bibit kedalam lubang kemudian tutup dengan tanah sambil dipadatkan.

Waktu penanaman terbaik yaitu pada pagi atau sore hari serta awal musim penghujan. Setelah proses penanaman telah anda lalui dengan benar, siram media tanam agar keadaan tanah tidak terlalu kering.

5. Cara Perawatan dalam Membudidayakan rambutan

Sama seperti saat agan menanam pepaya, dan mangga, perawatan saat menanam rambutan juga perlu anda lakukan. Perawatan bertujuan supaya proses pertumbuhan serta pembuahan berjalan maksimal. Baik dari pemupukan susulan, penyiraman dan penyiangan. Untuk mengetahui secara rinci simak ulasan di bawah ini :

  • Penyiraman

Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore hari. Terutama saat tanaman berusia dibawah 6 bulan karena sangat membutuhkan pasokan air yang cukup. Pada saat musim hujan pastikan tidak tejadi genangan pada media tanam.

  • Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilakukan setia 3-4 bulan sekali dengan menggunakan pupuk kandang maupun kompos. Bila perlu anda bisa memakai pupuk NPK sebagai pendukung pupuk organik dengan durasi 6 bulan sekali.

Manfaat pemupukan susulan tentunya untuk menjaga pertumbuhan yang maksimal. Disamping itu pemupukan dapat merangsang tanaman berbunga lebih cepat.

  • Penyiangan

Pembersihan atau penyiangan gulma dapat anda lakukan setelah usia tanam satu bulan. Mengingat pertumbuhan rumput pengganggu yang cepat. Gunakan parang atau alat lain yang biasa digunakan untuk pembersihan gulma di tempat anda.

Manfaat penyiangan tentunya demi menjaga pertumbuhan serta mencegah media tanam sebagai sarang hama dan jamur. Manfaat lain agar kandungan vitamin pada tanah bisa terserap sempurna oleh tanaman utama.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan apabila tanaman rambutan tumbuh tunas secara berlebih. Pemangkasan ini bertujuan untuk memaksimalkan pertumbuhan tunas utama atau tunas yang lebih produktif.

  • Cara mencegah hama dan penyakit

Sama seperti saat anda menanam lemon, pencegahan hama dan penyakit dapat anda lakukan memakai cara penyemprotan pestisida setiap 6 bulan sekali.

6. Pemanenan Rambutan

Proses panen saat anda membudidayakan rambutan bisa anda nikmati setelah usia tanam sekitar 3-4 tahun. Akan tetapi saat awal pemanenan jumlah buah belum maksimal. dan untuk memaksimalkan panen selanjutnya anda bisa menyemprotkan hormon giberelin pada saat pohon mulai berbunga.

Cara Menanam Rambutan Dalam Pot

Selain menanam rambutan pada lahan yang luas, membudidayakan dapat anda lakukan dengan skala kecil contohnya menggunakan media pot. selain sebagai penyejuk halaman rumah anda. Tentunya dapat dimanfaatkan sebagai tamabahan untuk menu buah sehat anda dan keluarga. Berikut tahapannya :

1. Persiapan Media Tanam

Langkah pertama menanam rambutan dalam pot tentunya menyiapkan media tanam. Siapkan pot minimal berdiameter 50-60 cm. Isi media tersebut dengan pecahan batu bata (genteng) sebagai media dasar tanam supaya mempermudah proses drainase saat melakukan penyiraman.

Tambahkan juga ijuk, atau daun kering di atas media dasar pertama. Kemudian isikan juga tanah, pupuk kandang halus dan pasir dengan perbandinga 5:2:1. Siram media pot untuk menjaga kelembaban tanah.

2. Penanaman Bibit

Buat lubang pada media tanam pot sesui ukuran bibit, tambahkan pula pupuk NPK 15:15:15 aduk sampai merata. Masukan bibit kemudian tutup dengan tanah sambil dipadatkan. Siram kembali agar kebutuhan air bibit tercukupi.Untuk pemilihan bibit, perawatan serta pemanenan dapat anda baca di pembahasan di atas.

Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan

8 Panduan Lengkap Menanam Rambutan agar Berbuah Lebat

Setelah kita mengetahui cara menanam rambutan dengan benar. Disamping dapat menjadi bisnis anda buah rambutan juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Untuk mengetahuinya simak ulasan di bwah ini :

1. Baik Untuk Kesehatan Kulit

Kandungan Beberapa antioksidan pada buah rambutan dapat menetralisir radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit.

2. Baik untuk Kesehatan Tulang

Kandungan mineral pada buah rambutan dapat memadatkan tulang untuk menjegah terjadinya oestoporosis pada usia tua.

3. Dapat Mencegah Penyakit Jantung

Buah rambutan dapat memperkuat dinding pembuluh darah serta memperbaiki pembuluh darah rusak yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Mengkonsumsi buah rambutan secara rutin untuk mendapatkan manfaat tersebut berkat kandungan vitamin C di dalamnya.

Itulah ulasan dari kami mengenai bagaimana cara menanam rambutan dengan baik dan benar agar panen berlimpah. Serta beberapa manfaat buah rambutan bagi kesehata. Semoga ulasan ini memberikan manfaat serta informasi buat anda.

Salam sejahtera untuk anda dan keluarga.

 

 

Tinggalkan komentar