4. Langkah Menanam Serai wangi bagi Pemula dengan Benar

Menanam serai. Pada artikel kali ini ilmu tanah akan mengulas tentang bagaimana cara membudidayakan serai bagi pemula dengan benar. Cymbopogon citratus jenis tanaman ini hampir menyerupai alang-alang dimana tidak memiliki batang hanya terdiri beberapa pelepah daun. Daun ini berbentuk pipih serta panjang dengan tekstur kasar dan tajam.

Daun serai berasal dari Sri Lanka dan India, namun seiring berjalannya waktu daun serai terus menyebar hingga ke Indonesia, Menanam serai sendiri dapat anda lakukan baik dalam skala kecil maupun besar.

Menanam Serai dalam Pot

4. Langkah Menanam Serai wangi bagi Pemula dengan Benar

Menanam serai dalam pot tentunya mempermudah dalam perawatan serta tidak terlalu banyak mengeluarkan modal. Berikut langkah membudidayakan daun serai dalam pot.

1. Pemilihan Bibit Berkualitas

Kemudahan menanam serai salah satunya mendapatkan bibit serai karena anda bisa memanfaatkan serai yang anda miliki di dapur atau membeli di tempat anda belanja sayuran. Berikut langkah dalam pembuatan bibit serai :

  • Siapkan Serai yang sudah tua dan pastikan dongkol masih keras
  • Buka pelepah daun jika dongkol tidak terlihat
  • Potong daun serai dengan jarak 20 cm dari pangkal dongkol

Setelah anda melewati langkah di atas tahap selanjutnya yaitu dengan penyemaian. Berikut cara penyemaian dongkol yang belum berakar :

  • Siapkan gelas atau media lain dan pastikan kebersihan media semai
  • Tambahkan air bersih pada gelas
  • Masukkan bibit serai yang belum berakar kedalam media semai
  • Simpan di tempat yang terkena sinar matahari bisa di dekat jendela rumah anda
  • Tunggu sampai akar dan tunas mulai tumbuh

2. Persiapan Media Tanam

Langkah ke dua menanam serai dalam pot yaitu dengan mempersiapkan media tanam yaitu, siapkan Pot dengan ukuran sedang atau menyesuaikan selera anda. Siapkan tanah dicampur dengan pupuk kandang halus bisa juga dengan menggunakan pupuk kompos. Perbandingan keduanya yaitu 2:1.

3. Pemindahan Bibit Serai

Tahap ke tiga menanam serai yaitu dengan memindahkan bibit dari media semai ke tempat tanam utama yaitu pot. Pemindahan bibit dapat anda lakukan setelah satu minggu penyemaian. Setelah keduanya siap buat lubang dengan kedalaman sekitar 10 cm dan masukan bibit kemudian tutup dengan campuran tanah sambil dipadatkan. Penyiraman setelah proses penanaman perlu anda lakukan untuk menjaga kelembaban tanah agar tidak terlalu kering.

Cara Menanam Serai Pada Lahan

Menanam serai dalam jumlah besar tentunya bertujuan sebagai ladang bisnis anda dengan membudidayakan serai, dalam pemilihan bibit tentunya sama saat menanam serai dalam pot. Berikut tahapan-tahapan untuk menanam serai pada lahan.

1. Pengolahan tanah

Pengolahan tanah hampir sama dengan saat anda menanam cabe merah keriting, yaitu dengan menggemburkan lahan bisa menggunakan cangkul atau dengan dicangkul, setelah tanah gembur buatlah tegalan dengan tinggi kurang lebih 30 cm. Jarak antar tegalan kurang lebih 50-70 cm untuk proses drainase agar tidak terjadi genangan saat musim hujan.

Baca juga :

Setelah selesai proses diatas buatlah lubang tanam dengan ukuran 50x50x60 cm kemudian masukkan pupuk kandang halus atau kompos 1/3 lubang sebagai pupuk dasar. Siram lubang tanam menggunakan air bersih untuk mempercepat proses penyerapan pupuk kedalam tanah.

2. Penanaman Bibit

Setelah media tanam siap untuk ditanam masukkan 2 ruas bibit pada setiap lubang kemudian tutup kembali dengan tanah sambil dipadatkan sampai pangkal pohon. Waktu penanaman terbaik yaitu pada sore hari.

3. Perawatan Menanam Serai

Perawatan yang tepat tentunya dapat menunjang pertumbuhan serai menjadi lebih optimal baik dalam media pot maupun dalam sekala besar. Berikut ulasan tentang cara perawatan serai :

  • Penyiraman

Penyiraman dilakukan setiap satu kali dalam sehari atau dengan menyesuaikan lahan tanam. Apabila tanah dirasa terlalu kering segeralah melakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban tanah.

  • Penyulaman

Penyulaman dalam membudidayakan serai sebaiknya anda lakukan setelah satu minggu serai ditanam. Pergantian tanaman bisa anda lakukan jika terdapat bibit yang memiliki pertumbuhan lamban atau gagal tumbuh.

  • Penyiangan

Penyiangan bertujuan supaya proses pertumbuhan serai maksimal serta kandungan nutrisi pada tanah bisa terserap sempurna oleh tanaman utama. Pembersihan gulma dapat anda lakukan dengan menggunakan parang maupun cangkul kecil satu minggu setelah tanam atau saat anda melihat rumput pengganggu mulai tumbuh.

  • Pemangkasan

Pemangkasan bertujuan untuk mendapatkan pertumbuhan lebih lebat serta melimpah. Pemangkasan dilakukan setelah usia tanam 5-6 bulan pada daun yang sudah tua, pemangkasan kedua bisa anda lakukan setelah satu tahun usia tanam.

  • Pemupukan Susulan

Pemupukan dapat merangsang pertumbuhan menjadi optimal serta menjaga kesuburan tanaman. Dalam tahap ini anda bisa menggunakan pupuk urea dengan dosis 50-100 kg/ha, KCL 100-200 kg/ha, dan ZA 200-300 kg/ha. Pemberian pupuk dapat dilakukan saat usia tanam 4 minggu, kedua 8 mingga dan 16 minggu setelah tanam.

4. Pemanenan Serai

Pemanenan serai dapat anda lakukan setelah usia tanam kurang lebih 8-10 minggu setelah tanam. Tergantung dari perawatan yang anda lakukan, semakin baik perawatan tentunya semakin cepat pula dalam pemanenan. Berikut pemanenan serai yang baik :

  • Cabut beberapa tunas serai yang siap panen
  • Ikat menggunakan tali dari bambu atau tali berbahan lain
  • Dalam pemanenan diharapkan tidak mencabut tunas serai secara keseluruhan agar produksi serai semakin meningkat.
  • Pangkaslah daun serai yang sudah terlalu panjang tua untuk merangsang pertumbuhan daun serai baru.

Manfaat Daun Serai Bagi Kesehatan

 

Setelah kita mengetahui bagaimana cara menanam serai yang benar, sebagai tambahan informasi buat anda, selain digunakan sebagai penyedap bumbu berikut manfaat serai bagi kesehatan.

  • Dapat Membantu Sistem Pencernaan

Daun serai dapat melawan bakteri jahat yang terdapat pada saluran usus apabila anda mengkonsumsinya secara rutin berkat kandungan anti mikroba yang ada pada daun serai.

  • Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah

Dengan meminum teh bercampur serai dapat membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Mafaat lain dari ramuan ini juga dapat membunuh racun yang terdapat pada pangkreas.

  • Dapat Menurunkan Berat Badan

Meminum teh bercampur serai juga dapat membantu mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Manfaat lain juga dapat menghasilkan efek diuretik supaya zat sampah serta racun keluar dari tubuh dengan cepat.

  • Baik Untuk Kesehatan Kulit

Mengkonsumsi serai juga dapat memperlancar sirkulasi darah serta membersihkan darah sehingga anda dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh darah kotor seperti, jerawat, bisul dan dapat membuat kulit anda menjadi lebih bersih.

  • Dapat Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Dengan Meminum teh serai secara rutin dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada tubuh berkat kandungan potasium yang tinggi pada serai.

  • Dapat Membantu Menyembuhkan Penyakit Kanker

Meminum rebuasan air daun serai dapat membantu mencegah tumbuhnya sel kanker jahat dalam tubuh berkat kandungan citral pada daun serai.

Itulah ulasan dari saya mengenai tips bagi pemula menanam serai dengan benar serta beberapa manfaat tak terduga dari daun serai bagi kesehatan. Semoha ulasan kali ini memberikan manfaat serta informasi dan wawasan buat anda.

Salam sejahtera buat anda dan keluarga.

Leave a Comment