6 Langkah Menanam Tebu agar Hasil Berkualitas

Menanam tebu. Pada pertemuan kali ini ilmu tanah akan mengulas bagaimana cara membudidayakan tebu. Tanaman tebu mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, tanaman yang digunakan untuk bahan dasar gula ini. Tebu memiliki batang seperti bambu dan memiliki rasa yang manis.

Kebutuhan gula tebu sendiri semakin meningkat disetiap tahunnya, salah satu penyebabnya tak lain semakin langkanya para petani yang memproduksi gula merah. Situasi ini tentunya dapat dijadikan salah satu peluang untuk menanam tebu pada lahan yang kosong sebagai ladang bisnis anda.

Syarat Tumbuh Menanam Tebu

Sebelum kita memasuki pembahasan utama, salah satu informasi penting yang perlu anda tau yaitu syarat tumbuh menanam tebu agar memiliki hasil panen berkualitas.

  • Tempat terbaik untuk membudidayakan tebu yaitu dengan suhu 25-28º C, dengan curah hujan kurang lebih 100 mm/tahun.
  • Pohon tebu dapat tumbuh dengan baik yaitu media dengan jenis tanah regosol, alviral dan mediteran. Kandungan keasaman atau ph tanah sekitar 6,4-7,7.

Jenis-Jenis Tebu

Setelah anda mengetahui syarat tumbuh menanam tebu, langkah kedua yaitu menentukan jenis tebu mana yang akan anda tanam. Sebagai patokan berikut varietas jenis tebu :

  • Tebu Kuning

Tebu morris adalah sebutan dari varietas tebu ini, seperti dengan namanya tebu ini memiliki dominasi warna kuning pada bagaia batang utama. Tebu ini termasuk yang memiliki nilai ekonomi relafit lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain. Khususnya di Indonesia banyak petani membudidayakan jenis tebu ini. Pengeksporan biasanya ke negara tetangga seperti Brunai Darussalam, Singapura dan Malaysia

  • Tebu Hitam

Jenis tebu yang biasa di tanam di Indonesia selanjutnya yaitu tebu ireng (hitam). Ciri-ciri warna ruas batang jenis ini adalah dongker, ungu gelap dan merah tua, pada intinya waran tebu ini gelap. Jika tebu lain memiliki air tebu yang putih, tebu ireng memiliki air tebu agak kecoklatan serta memiliki diameter batang ruas lebih kecil dibanding dengan varietas lain.

Itulah beberapa jenis tebu yang biasa ditanam oleh petani Indonesia, untuk mempersingkat waktu anda mari kita bahas bagaimana cara menanam tebu dengan benar.

Langkah-langkah Menanam Tebu dengan Benar

Dalam membudidayakan tebu supaya menghasilkan panen berkualitas tentunya melewati langkah dengan tepat. Baik dalam pemilihan bibit, pengolahan lahan, perawatan serta pemanenan. Simak ulasan dibawah ini untuk mengetahui langkah-langkah menanam tebu :

1. Pengoalahan Lahan

Pengolahan bisa anda lakukan dengan cara menggemburkan lahan menggunakan mesin maupun dengan manual. Untuk waktu penggemburan sebaiknya dilakukan saat tanah kering, dan dalam tahap ini sebaknya bersamaan dengan pembersihan rumput pengganggu.

Setelah tanah gembur buatlah aluran untuk menanam tebu dengan kedalaman 20 cm. Selain bertujuan agar lahan gembur, penggemburan juga bermanfaat agar terjadi pergantian udara serta penguapan racun dalam tanah.

2. Pemilihan Bibit Berkualitas

Pemiliihan bibit tebu dapat anda lakukan dengan menggunakan, bagian ruas batang, bagian pucuk, bibit siwilan dan rayungan. Untuk bibit pucuk bisa mengambil dari tanaman yang sudah berusia 1 tahun. Ambil tunas muda yang ada pada tanaman utama sebanyak 2-3 tunas dan memiliki tinggi kurang lebih 20 cm.

Jika anda memilih bibit muda, ambilah batang utama yang udah berusia 5-7 bulan, kemudian batang utama di potong menjadi 2-3 bagian sebagai indukan stek.

Bibit rayungan biasanya akan muncul setelah lahan sering digunakan untuk media pembibitan dan biasanya berasal dari bagian pucuk yang telah mati.

3. Pemilihan Waktu untuk Menanam Tebu

Jika daerah anda kering, maka waktu terbaik untuk menanam tebu yaitu pada bulan oktober hingga september, dan apabila lembab pada awal musim kemarau.

4. Proses Penanaman Bibit

Bagi anda yang tinggal di daerah kering gunakan bibit stek yang sudah memiliki skitar 8 mata tunas. Tanam dengan kedalaman 1,23 sampai 1,35 / batang dengan jarak tanam kurang lebih 1 meter.Apabila daerah anda tergolong daerah basah gunakanlah bibit stek dengan 3-4 ruas batang. kemdian di tanam dengan metode sentuh ujung maupun tumpang tindih.

Penanaman bibit sebaiknya dalam posisi miring baik menggunakan batang bibit panjang maupun pendek. Kemudian tutup kembali dengan tanah setebal menyesuaikan besarnya bibit. Apabila pada musim hujan sebaiknya bagian batang terlihat sedikit keatas.

5. Perawatan Membudidayakan Tebu

Perawatan yang baik tentunya dapat menunjang pertumbuhan yang maksimal serta berkualitas. Tebu berkualitas tentunya akan meningkatkan nilai jual saat panen nantinya. Berikut langkah perawatan dalam menanam tebu :

  • Penyiraman

Dalam menanam tebu penyiraman menyesuaikan kondisi tanah, dan 3 hari setelah pemupukan sebaiknya dilakukan pula agar pupuk lebih cepat terserap kedalam tanah.

  • Penyulaman

penyulaman bertujuan untuk memaksimalkan lahan serta hasil panen. lakukan langkah ini setelah usia tanam memasuki 2-4 minggu setelah tanam apabila anda melihat pertumbuhan bibit yang kurang maksimal atau bahkan gagal tumbuh.

  • Pemupukan

Pemupukan dilakukan jika dirasa tanaman kurang subur, dan dilakukan secara bertahap. Dalam proses ini anda bisa menggunakan pupuk KCL.

  • Penyiangan

Penyiangan dilakukan saat seminggu setelah tanam atau saat rumput pengganggu mulai tumbuh. Manfaat pembersihan tanaman gulma yaitu agar tanaman utama tumbuh dengan maksimal dan nutrisi yang terkandung dalam tanah bisa terserap sempurna oleh tanaman utama.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Sama dengan tanaman pada umumnya penyakit dan hama dapat pula menyerang tanaman tebu. Diantaranya ulat pengerak pada saat pembibitan, untuk mengendalikan jenis hama ini bisa dengan menggunakan cairan trichogama sp, atau bisa juga dengan menyemprotkan cairan Thiodan 35 EC keseluruh bagian tanaman.

6. Pemanenan Tebu

6 Langkah Menanam Tebu agar Hasil Berkualitas

Pemanenan tebu dapat anda lakukan setelah usia tanam memasuki 1 tahun, yaitu pada awal musim kemarau sekitar bulan April-Oktober. Persiapan panen yang perlu anda siapkan 3 bulan sebelum panen seperti, tenaga tebang, kontraktor dan peralatan tebang.

Baca juga :

Penebangan tebu dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu tebu hijau tanpa pembakaran terlebih dahulu dan tebu bakar dengan pembakaran sebelum panen. Tebang bisa anda lakukan dengan tiga cara yaitu tebang ikat, tebang urai, dan tebang cincang.

Manfaat Tebu Bagi Masyarkat

Setelah kita mengetahui cara menanam tebu dengan benar, sebagai tambahan informasi berikut manfaat tebu bagi masyrakat sekitar :

  • Daun tebu bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti, sapi, kambing dan kerbau
  • Ampas tebu juga dapat digunakan untuk fermentasi pakan ternak serta dapat digunakan untuk bahan pembuatan tisu kasar.
  • Kulit tebu bisa juga dimanfaatkan untuk bahan pupuk organik
  • Di dalam pedesaan daun tebu yang kering juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak manual.
  • Tebu selain sebagai bahan dasar gula juga sering dijual di pasaran baik untuk pembuatan jus maupun untuk campuran rujak.
  • Tebu juga dapat diolah menjadi bahan penyedap beberapa resep makanan.
  • Ampas tebu juga sangat baik untuk dijadikan pupuk organik berkat kandungan nitrogen yang tinggi.

Itulah ulasan dari kami mengenai bagaima cara menananm tebu dengan baik dan beberapa manfaat tebu bagi masyrakat. Semoga ulasan kali ini memberikan manfaat serta inforamsi tambahan buat anda

Salam hangat buat anda dan keluarga.

 

 

 

 

Leave a Comment